Bagikan:
YOGYAKARTA - Kopi menjadi salah satu minuman favorit yang menemani aktivitas sehari-hari. Namun, jika Anda rutin mengonsumsi suplemen, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan karena kandungan dalam kopi dapat memengaruhi penyerapan nutrisi tertentu. Beberapa suplemen yang sebaiknya tidak diminum bersamaan dengan kopi perlu diberi jeda waktu agar manfaatnya tetap optimal bagi tubuh.
Bukan berarti Anda harus menghindari kopi sepenuhnya. Dengan mengatur waktu konsumsi, Anda tetap dapat menikmati secangkir kopi sekaligus memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral dari suplemen yang dikonsumsi. Lalu, apa saja suplemen yang sebaiknya tidak diminum bersamaan dengan kopi?
1. Zat besi
Zat besi termasuk salah satu jenis kandungan suplemen yang perlu mendapat perhatian khusus jika dikonsumsi bersamaan dengan kopi. Mengutip Health, Jumat, 24 Juli, kandungan polifenol dalam kopi dapat berinteraksi dengan zat besi dan membuat tubuh lebih sulit menyerap mineral tersebut. Jika Anda mengonsumsi suplemen zat besi karena mengalami kekurangan zat besi, sebaiknya beri jeda sekitar satu hingga dua jam sebelum atau sesudah minum kopi.

2. Kalsium
Kalsium berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang, gigi, serta mendukung fungsi otot dan saraf. Kandungan kafein dalam kopi diketahui dapat sedikit mengurangi penyerapan kalsium dan meningkatkan pengeluarannya melalui urine. Walaupun efeknya tidak selalu besar, memberi jarak antara konsumsi kopi dan suplemen kalsium dapat membantu tubuh mendapatkan manfaat mineral ini secara maksimal.
3. Vitamin D
Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang serta sistem kekebalan tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein berpotensi memengaruhi kerja vitamin D dalam tubuh, meskipun hubungan ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Untuk menjaga penyerapan yang optimal, Anda dapat mengonsumsi vitamin D pada waktu yang berbeda dari saat minum kopi.
4. Vitamin B
Vitamin B membantu berbagai fungsi tubuh, termasuk proses pembentukan energi dan menjaga kesehatan sistem saraf. Kopi memiliki efek diuretik ringan yang dapat membuat tubuh lebih sering mengeluarkan urine sehingga beberapa vitamin larut air berpotensi lebih cepat keluar dari tubuh. Meski pengaruhnya tidak selalu signifikan, memberikan jeda waktu antara konsumsi kopi dan suplemen vitamin B tetap menjadi pilihan yang baik.
5. Magnesium
Magnesium dibutuhkan tubuh untuk mendukung fungsi otot, saraf, serta berbagai proses metabolisme. Kebiasaan mengonsumsi kopi dalam jumlah banyak dapat meningkatkan pengeluaran magnesium melalui urine sehingga berpotensi mengurangi jumlah mineral yang tersedia bagi tubuh. Jika Anda mengonsumsi suplemen magnesium, sebaiknya pilih waktu lain yang tidak berdekatan dengan waktu minum kopi.
BACA JUGA:
6. Zinc
Zinc atau seng merupakan mineral yang membantu menjaga daya tahan tubuh, mendukung penyembuhan luka, dan berperan dalam berbagai fungsi tubuh. Penyerapan zinc dapat terganggu oleh senyawa tertentu dalam kopi sehingga manfaat suplemen mungkin tidak diperoleh secara maksimal. Agar tubuh dapat menyerap zinc dengan baik, sebaiknya beri jeda waktu antara konsumsi suplemen ini dan kopi.
Atur waktu konsumsi kopi dan suplemen
Mengatur waktu konsumsi menjadi langkah sederhana untuk membantu tubuh menyerap nutrisi dari suplemen dengan lebih baik. Jika Anda memiliki kebiasaan minum kopi setiap hari, cobalah mengonsumsi suplemen beberapa jam sebelum atau sesudah minum kopi. Selain itu, selalu perhatikan aturan pakai pada kemasan dan konsultasikan dengan dokter atau apoteker jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Pada dasarnya, kopi tetap dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat selama dikonsumsi dengan bijak. Dengan memahami suplemen yang sebaiknya tidak diminum bersamaan dengan kopi, Anda dapat mengatur waktu konsumsi agar tubuh tetap memperoleh manfaat dari keduanya. Kebiasaan sederhana seperti memberi jeda antara kopi dan suplemen dapat membantu menjaga asupan nutrisi tetap optimal.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+