Antisipasi dampak abu vulkanik Anak Krakatau, Pemkot Bandung siagakan seluruh Puskesmas - ANTARA News Jawa Barat

Kota Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, menyiagakan seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan untuk mengantisipasi risiko peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan seluruh fasilitas kesehatan di Kota Bandung telah diminta meningkatkan kesiapsiagaan, mengingat ISPA menjadi salah satu risiko kesehatan yang dapat muncul akibat paparan abu vulkanik.

“Puskesmas dan semua fasilitas kesehatan sudah siap siaga untuk ISPA, karena memang risiko terbesarnya adalah ISPA,” kata Farhan di Bandung, Selasa.

Ia menegaskan pelayanan kesehatan tetap berjalan dan seluruh fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menolak pasien yang membutuhkan penanganan.

Farhan juga mengatakan Pemkot Bandung akan mengecek ketersediaan masker di pasaran, khususnya di toko modern dan fasilitas penjualan alat kesehatan, untuk mengantisipasi kelangkaan serta mencegah penimbunan dan lonjakan harga.

“Kita akan pastikan jangan sampai ada penumpukan seperti awal-awal dulu. Saya juga akan cek stok di Dinkes,” ujarnya.

Menurut dia, Pemkot Bandung masih mempertimbangkan skema pembagian masker secara gratis dengan terlebih dahulu melihat kondisi ketersediaan masker di pasaran.

Ia mengatakan pembelian masker dalam jumlah besar oleh pemerintah perlu diperhitungkan secara matang karena berpotensi mendorong kenaikan harga masker di pasaran apabila dilakukan tanpa mempertimbangkan kondisi stok dan kebutuhan masyarakat.

Farhan juga mengimbau masyarakat tetap tenang, tetapi meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker sebagai perlindungan diri ketika beraktivitas di luar ruangan, terutama saat kondisi udara terdampak abu vulkanik.

“Dari kemarin sudah kami keluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak usah panik. Bagaimanapun juga abu vulkanik merupakan bagian dari kehidupan bangsa Indonesia yang berada di ring of fire,” kata dia.

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.