Arsenal Ogah Jadikan Jadwal Padat Sebagai Alasan Kalah di Kandang Brighton

Brighton Vs Arsenal

Perbesar

Gelandang Brighton Spanyol #14, Chema Andres, mencetak gol ketiga tim selama pertandingan Liga Inggris antara Brighton dan Hove Albion dan Arsenal di Stadion Komunitas American Express di Brighton, Inggris selatan pada 19 September 2026. (Glyn KIRK/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Bek Arsenal, Ezri Konsa mengomentari kekalahan timnya dari Brighton kemarin malam. Ia menilai timnya layak kalah dan tidak boleh menggunakan alasan jadwal padat sebagai kambing hitam kekalahan tersebut.

Seperti yang sudah diketahui, Arsenal menjalani start sempurna di musim 2026/2027 di mana mereka memenangkan semua laga yang mereka mainkan. Namun, catatan sempurna tersebut terhenti ketika The Gunners bertandang ke markas Brighton pada Sabtu (19/9/2026).

Arsenal tak mampu berbuat banyak dan harus mengakui keunggulan Brighton dengan skor telak 0-3. Kekalahan tersebut terasa semakin mengejutkan karena terjadi ketika Brighton merayakan ulang tahun ke-125 mereka.

Setelah pertandingan, Konsa menegaskan bahwa Arsenal harus segera melupakan hasil buruk tersebut dan mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya. "Dua gol pertama pada babak pertama sebenarnya bisa kami dihindari," buka Konsa di laman resmi Arsenal.

Simak penutuan lengkap sang bek di bawah ini.

Berikan Keleluasaan

Brighton

Perbesar

Para pemain Brighton merayakan gol pertama dalam pertandingan Liga Inggris antara Brighton & Hove Albion dan Arsenal di Brighton, Inggris, Sabtu, 19 September 2026. (Foto AP/Kin Cheung)

Menurut hemat Konsa, salah satu penyebab timnya dipermalukan di AMEX Stadium karena mereka tidak melakukan pressing dengan benar. Ia menilai Arsenal memberikan ruang tembak yang besar bagi tuan rumah sehingga mereka leluasa membombardir pertahanan sang tamu.

"Kami mungkin seharusnya memberikan tekanan lebih besar kepada pemain yang menguasai bola agar mereka tidak leluasa melepaskan tembakan. Kami tidak melakukannya," ujar Konsa.

"Kami kebobolan gol, dan ketika memberikan pemain Premier League ruang untuk melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, hal seperti ini bisa terjadi. Seperti yang Anda katakan, tidak biasa bagi kami kebobolan tiga gol. Saya selalu bangga ketika mampu menjaga clean sheet, tetapi hari ini kami gagal melakukannya."

Arsenal vs Brighton

Perbesar

Para pemain Arsenal, Declan Rice, William Saliba, Martin Odegaard, dan Martin Zubimendi merayakan gol dalam pertandingan Liga Inggris melawan Brighton & Hove Albion di Emirates Stadium, Sabtu (27/12/2025). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Sebagian pihak menilai Arsenal kalah di laga ini karena kelelahan, di mana mereka memainkan total enam laga dalam kurun waktu 11 hari. Namun Konsa ogah menjadikan jadwal padat sebagai alasan atas kekalahan tersebut.

"Sekarang waktunya bagi kami untuk mengevaluasi semuanya dan kembali dengan performa yang lebih baik," imbuhnya.

"Kami memainkan empat pertandingan tandang dan berhasil memenangkan tiga di antaranya. Tidak ada alasan. Kami memang tidak cukup bagus hari ini. Itu saja," tegas Konsa.

"Tidak banyak yang bisa saya katakan. Kami akan mengevaluasi diri masing-masing. Saya yakin bersama staf pelatih, kami juga akan melihat apa saja yang bisa kami lakukan dengan lebih baik ke depannya," pungkasnya.

Sumber: Arsenal FC

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Tempat Menonton Persijap vs Persib di BRI Super League 2026/2027

Sixtainability

Sixtainability

  • Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton7 jam yang lalu

    Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton
  • 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi23 jam yang lalu

    1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi
  • Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan1 hari yang lalu

    Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan
  • Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan1 hari yang lalu

    Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan
  • Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru1 hari yang lalu

    Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru
  • Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya1 hari yang lalu

    Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya
  • Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut3 hari yang lalu

    Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut
  • Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan4 hari yang lalu

    Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan
  • Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau6 hari yang lalu

    Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau
  • Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis6 hari yang lalu

    Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis
  • Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH1 minggu yang lalu

    Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH
  • Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi1 minggu yang lalu

    Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi

Lihat Selengkapnya