Bank Jatim sebut sinergi KUB perkuat ekosistem perbankan daerah - ANTARA News Jawa Timur

Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menyebutkan sinergi strategis bersama Kelompok Usaha Bank (KUB) menciptakan ekosistem perbankan daerah yang semakin kuat, efisien, dan kompetitif di tengah dinamika industri keuangan yang terus berkembang.

"Sinergi tidak hanya berorientasi pada pemenuhan regulasi tetapi juga diarahkan untuk menciptakan peluang bisnis baru, meningkatkan efisiensi operasional, memperluas layanan kepada masyarakat, serta memperkuat daya saing Bank Pembangunan Daerah secara bersama-sama," Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo di Surabaya, Sabtu.

Saat ini anggota KUB Bank Jatim terdiri atas Bank NTB Syariah, Bank NTT, Bank Banten, Bank Sultra, dan Bank Lampung.

Bersama kelima BPD tersebut, Bank Jatim terus mengakselerasi implementasi berbagai potensi kerja sama yang memberikan manfaat bagi seluruh pihak.

Dengan Bank NTB Syariah misalnya, sinergi difokuskan pada implementasi layanan remitansi sedangkan dengan Bank NTT kerja sama terus menunjukkan perkembangan positif melalui pemanfaatan layanan jasa kustodian dan layanan remitansi.

Selanjutnya bersama Bank Banten, Bank Jatim telah melakukan penyelarasan ketentuan joint financing guna mendukung implementasi pembiayaan bersama yang lebih efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kemudian dengan Bank Sultra, sinergi diarahkan pada pengembangan layanan prioritas dengan proses kerja sama berada pada tahap pemenuhan dokumen perizinan kepada regulator sebagai bagian dari persiapan implementasi layanan tersebut.

Menurut Winardi, berbagai bentuk kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa KUB tidak hanya menjadi wadah pemenuhan ketentuan regulator, namun juga mampu menghadirkan sinergi bisnis yang memberikan dampak positif terhadap penguatan fundamental seluruh anggota.

Implementasi sinergi yang terus berjalan tersebut turut memberikan kontribusi terhadap kinerja konsolidasi Bank Jatim yang tumbuh positif sepanjang Semester I Tahun 2026.

Hingga akhir Juni 2026, total aset konsolidasi Bank Jatim mencapai Rp162,05 triliun meningkat 37,16 persen (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp118,15 triliun.

Dari sisi penyaluran kredit konsolidasi juga mencatatkan pertumbuhan yang sangat baik, yakni naik 41,68 persen (YoY) dari Rp78,55 triliun pada semester I 2025 menjadi Rp111,28 triliun pada semester I 2026.

Selain itu, laba bersih konsolidasi Bank Jatim selama enam bulan pertama 2026 juga berhasil tumbuh 53,49 persen (YoY), dari Rp811 miliar menjadi sekitar Rp1,2 triliun.

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.