Barcelona Kecipratan Cuan dari Penjualan Jan Virgili ke Klub Belgia

Jan Virgili pemain Mallorca

Barcelona kembali memperoleh pemasukan besar dari transfer mantan pemain mudanya. Jan Virgili dikabarkan tinggal selangkah lagi bergabung dengan juara Liga Belgia, Club Brugge, dalam kesepakatan transfer permanen dari Mallorca.

Pemain sayap berusia 20 tahun itu menarik perhatian sejumlah klub Eropa setelah tampil impresif saat menghadapi Paris Saint-Germain dalam laga uji coba pekan ini. Namun, Virgili akhirnya disebut memilih Club Brugge karena peluang menjadi starter di klub yang akan tampil di Liga Champions.

Club Brugge Tebus Klausul Pelepasan

Menurut laporan dari Spanyol, Club Brugge memutuskan mengaktifkan klausul pelepasan Virgili senilai sekitar Rp228 miliar (setara 12 juta euro).

Kesepakatan tersebut juga membawa keuntungan bagi Barcelona. Saat melepas Virgili ke Mallorca musim lalu, klub asal Catalunya itu menyertakan klausul yang memberi hak atas 40 persen nilai transfer berikutnya.

Berkat kesepakatan tersebut, Barcelona diperkirakan menerima hampir Rp95 miliar (sekitar 5 juta euro) dari kepindahan Virgili ke Belgia. Sebelumnya, Blaugrana juga telah memperoleh sekitar Rp76 miliar (4 juta euro) ketika menjual sang pemain ke Mallorca.

Opsi Pulang ke Camp Nou Tak Pernah Terwujud

Sempat muncul peluang Jan Virgili kembali ke Camp Nou setelah menjalani musim yang menjanjikan bersama Mallorca. Barcelona bahkan memiliki opsi untuk membawanya pulang.

BACA JUGA:

Namun, rencana itu akhirnya tidak berjalan. Kehadiran Anthony Gordon dan Karim Adeyemi membuat ruang di lini serang Barcelona semakin padat sehingga peluang Virgili kembali ke skuad utama praktis tertutup.

Alih-alih memulangkan pemain jebolan akademinya tersebut, Barcelona kini memilih menikmati keuntungan finansial dari transfer Virgili ke Club Brugge.

Memasukkan klausul persentase penjualan berikutnya saat melepas Jan Virgili terbukti menjadi keputusan yang menguntungkan bagi Barcelona.

Meski gagal mengembalikan sang pemain ke Camp Nou, klub tetap memperoleh pemasukan signifikan tanpa harus terlibat langsung dalam proses negosiasi transfer.

Model seperti ini menunjukkan pentingnya strategi bisnis dalam mengelola talenta muda, terutama ketika peluang menembus tim utama semakin kecil.

  • Tag Berita
  • Barcelona
  • Jan Virgili
  • Real Mallorca
  • Transfer Pemain