BEI perluas literasi strategi investasi perusahaan konsultan di Papua
Sabtu, 25 Juli 2026 15:49 WIB
Kepala Kantor Perwakilan BEI Papua Kresna A. Payokwa saat memberikan materi kepada anggota Inkindo bertempat di Jayapura, Papua, Jumat (24/7). ANTARA/HO-BEI Papua.
Jayapura (ANTARA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Papua bersama OJK dan Dewan Pengurus Provinsi Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Papua memperluas literasi dan meningkatkan pemahaman mengenai strategi investasi dan pengelolaan keuangan perusahaan guna memperkuat ketahanan usaha.
Kepala Kantor Perwakilan BEI Papua Kresna A. Payokwa di Jayapura, Jumat, mengatakan perusahaan konsultan perlu memiliki strategi pengelolaan keuangan yang baik agar mampu menghadapi berbagai tantangan usaha, seperti ketergantungan pada proyek pemerintah, keterlambatan pembayaran, perubahan arus kas, hingga kenaikan biaya operasional.
"Untuk itu kami bersama OJK Papua memberikan langkah strategis untuk memperluas literasi keuangan dan mendorong pengelolaan keuangan perusahaan yang lebih terencana, bijak, dan bertanggung jawab," katanya usai kegiatan di Kota Jayapura, Papua, Jumat.
Menurut Kresna, perusahaan juga perlu memisahkan dana operasional, dana darurat, dan dana investasi sehingga pengelolaan keuangan dapat dilakukan secara lebih terukur sesuai tujuan, jangka waktu, dan profil risiko masing-masing.
"Oleh sebab itu melalui edukasi tersebut kami memperkenalkan berbagai instrumen investasi di pasar modal, seperti reksa dana, obligasi negara, obligasi korporasi, exchange traded fund (ETF), dan saham, termasuk pentingnya memahami hubungan antara risiko dan potensi imbal hasil," ujarnya.
Dia menjelaskan selain itu perusahaan juga diingatkan agar tidak menggunakan dana operasional untuk investasi berisiko tinggi, tidak mengambil keputusan investasi hanya karena mengikuti tren, serta menerapkan diversifikasi investasi guna meminimalkan risiko.
"Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak pelaku usaha di Papua yang memahami pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi secara legal, aman, dan sesuai profil risiko,"katanya.
Sementara itu, Ketua DPP INKINDO Papua Novisca M. Anditiaman mengatakan kegiatan tersebut merupakan hal yang penting dilakukan bagi para anggota INKINDO di mana hal ini berperan penting dalam memperkuat kapasitas serta ketahanan keuangan.
“Kami berharap BEI, OJK Papua, dan para pemangku kepentingan dapat terus memberikan edukasi serta pendampingan mengenai pengelolaan keuangan dan investasi yang legal, aman, serta sesuai profil risiko,” katanya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026