Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menerima alokasi lahan seluas 55 hektare dari pemerintah pusat untuk pengembangan bibit bawang putih dalam rangka mendukung program swasembada bawang putih nasional.
Melalui program swasembada bawang putih tersebut, pemerintah pusat dapat meningkatkan produksi bawang putih di dalam negeri.
"Program bawang putih ini merupakan program Pak Prabowo, dalam rangka swasembada bawang putih," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu Sri Herlin Despita di Kota Bengkulu, Senin.
Untuk lokasi pengembangan bawang putih di Bengkulu akan dilaksanakan di tiga wilayah di Provinsi Bengkulu yaitu Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Rejang Lebong, dan Kabupaten Lebong, dengan lahan pengembangan paling luas, yaitu mencapai 25 hektare di Kabupaten Kepahiang.
Ia mengatakan dukungan pemerintah pusat untuk program swasembada bawang putih tidak hanya berupa penyediaan bibit, tetapi juga mencakup sejumlah sarana produksi pertanian.
"Kalau yang Lebong itu bibit bawang putihnya sudah tiba, tinggal sarana dan prasarananya," ujar dia.
Herlin menerangkan setiap kelompok tani penerima bantuan akan mendapatkan bibit bawang putih dengan kebutuhan sekitar 800 kilogram untuk setiap hektare lahan, dan para petani juga menerima bantuan bibit, pupuk, pestisida, serta mulsa untuk menunjang pertumbuhan tanaman.
Dengan adanya kelengkapan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu petani menjalankan budidaya bawang putih secara optimal dan mendukung pencapaian target produksi, dapat meningkatkan kapasitas produksi komoditas bawang putih, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu mendorong optimalisasi lahan dan dukungan kepada kelompok tani agar program swasembada bawang putih dapat berjalan sesuai target.
Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.