Bentrokan di Matraman Dalam Gegara Preman Tidak Mau Bayar Nasi Uduk

Bagikan:

JAKARTA - Bentrokan maut antar kelompok warga dengan kelompok pemuda penjaga lahan kosong disebabkan karena masalah sepele. Menurut warga, kejadian berawal dari pelaku yang menyantap makanan di warung nasi uduk gerobak, tepatnya di depan Masjid kawasan Matraman Dalam, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.

"(pelaku) Makan mau gratis, terus warung diacak-acak di depan masjid Jami Matraman," ucap Man (36) salah seorang saksi warga Matraman Dalam, Menteng, Minggu, 26 Juli 2026.

Melihat aksi pelaku, warga kemudian menegurnya. Namun teguran tersebut justru membuat pelaku semakin geram.

"Awal mulanya disini, (pelaku) makan nasi uduk gak mau bayar. Ditagih marah," ujar Man.

Selain itu, pelaku juga menggeber motor berknalpot bising. Aksi pelaku justru memicu amarah warga setempat hingga akhirnya berujung aksi bentrokan maut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, kelompok itu pergi sambil menggeber knalpot motornya.

"Ada kelompok datang mau beli sarapan. Mungkin tidak dilayani dengan baik sehingga menggeber kendaraanya dan pergi," kata AKBP Roby, Minggu, 26 Juli 2026.

Selanjutnya, kelompok pemuda itu justru kembali bersama sejumlah temannya dan diduga merusak gerobak penjual nasi uduk.

"Mereka datang membawa teman-temannya, merusak gerobak pedagang nasi uduk," katanya.

BACA JUGA:


Buntut dari aksi pelaku, kemudian warga marah dan terjadi bentrokan hingga ke Jalan Tambak, Menteng. Warga membalas perbuatan kelompok pemuda tersebut dengan menyerang ke markas kelompok pemuda itu.

Sebelumnya diberitakan, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Pusat menangkap sejumlah orang buntut aksi bentrokan maut yang terjadi di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu, 26 Juli 2026.

"Ada 8 orang yang diamankan. Mereka masih dalam pemeriksaan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Hery Saputra kepada VOI.

Delapan orang yang diduga sebagai pelaku bentrokan maut tersebut masih mendekam di sel tahanan Polsek Metro Menteng.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+

Populer

Imigrasi Tanjung Priok Gelar Layanan Paspor Akhir Pekan di Car Free Day Jakarta

27 Juli 2026, 00:05