BGN Tegaskan Nol Toleransi Keracunan MBG, Pengawasan Jadi Kunci

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Jakarta, VIVA – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya menerapkan prinsip nol toleransi terhadap kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Upaya tersebut dinilai membutuhkan penguatan pelayanan, pengawasan, monitoring, serta kolaborasi seluruh pihak yang terlibat.

Baca Juga

Kepala BGN Sudaryono mengatakan keamanan pangan menjadi prinsip utama yang tidak dapat ditawar dalam pelaksanaan program MBG. Pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, kata dia, harus berjalan beriringan dengan jaminan keamanan makanan yang dikonsumsi para penerima manfaat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"BGN terus meningkatkan pelayanan, pengawasan, monitoring, dan kolaborasi dari semua pihak agar program ini berjalan dengan baik, dengan nol toleransi terhadap kasus keracunan," ujar pria yang akrab disapa Mas Dar itu dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.

Baca Juga

BGN Perkuat Pengawasan Pelaksanaan MBG

Sudaryono menegaskan BGN terus meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG sebagai bagian dari langkah pencegahan terhadap risiko keamanan pangan.

Baca Juga

Pengawasan tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara program. Menurut Sudaryono, upaya menjaga keamanan pangan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur yang berhubungan langsung dengan pelaksanaan MBG.

Pihak yang terlibat antara lain penyelenggara program, sekolah, guru, peserta didik, serta pihak terkait lainnya. Kolaborasi tersebut diperlukan agar pelaksanaan MBG dapat berjalan sesuai dengan prinsip keamanan pangan.

"Insyaa Allah kami, BGN, terus meningkatkan pelayanan, pengawasan, monitoring, dan kolaborasi dari semua pihak agar program ini berjalan dengan baik," kata Sudaryono.

Ia menilai keamanan pangan dalam program MBG harus dijaga secara bersama-sama. Dengan demikian, pelaksanaan program pemenuhan gizi tersebut tidak hanya berfokus pada makanan yang diberikan kepada penerima manfaat, tetapi juga memastikan makanan tersebut aman untuk dikonsumsi.

Peserta Didik Diminta Tak Bawa Pulang Makanan MBG

BGN juga mengingatkan peserta didik untuk memperhatikan ketentuan dalam mengonsumsi makanan MBG. Salah satu hal yang ditekankan adalah memastikan makanan dikonsumsi dalam batas waktu yang telah ditentukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepatuhan terhadap ketentuan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mencegah risiko keamanan pangan yang tidak diinginkan.

Selain itu, peserta didik diingatkan agar tidak membawa pulang makanan MBG untuk dikonsumsi di rumah. BGN menilai kondisi dan kualitas makanan setelah berada di luar pengawasan penyelenggara tidak dapat dipastikan.

Halaman Selanjutnya

Makanan yang sudah berada di luar pengawasan penyelenggara berpotensi mengalami perubahan kondisi dan kualitas. Karena itu, peserta didik diminta mengikuti ketentuan konsumsi makanan yang telah ditetapkan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan pangan.