BNN Kalteng perkuat ketahanan sosial hadapi ancaman narkoba di Barut
Selasa, 1 September 2026 19:50 WIB
BNN Kalteng bersama Bakesbangpol Barito Utara melaksanakan Koordinasi Pengembangan Program Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Anti Narkoba di Muara Teweh, Selasa (1/9/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi
Muara Teweh (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah perkuat keterlibatan aktif kelompok masyarakat dalam ketahanan sosial sebagai upaya menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Barito Utara.
"Persoalan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab BNN maupun aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat," kata Koordinator Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kalimantan Tengah, Wahyudi pada Koordinasi Pengembangan Program Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Anti Narkoba di Muara Teweh, Selasa.
Menurut dia, memerangi narkoba tidak hanya menjadi tugas BNN. Semua pihak harus saling membantu dalam melawan kejahatan narkoba. Karena itu, masyarakat perlu diberdayakan agar memiliki ketahanan dan ketanggapsiagaan terhadap berbagai ancaman narkoba.
Kemajuan teknologi informasi dan transportasi turut memberikan tantangan baru dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
"Kondisi ini menuntut adanya kewaspadaan bersama dari pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat hingga komunitas di tingkat lingkungan," katanya.
Ia mengatakan, koordinasi tersebut menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun sistem ketanggapsiagaan wilayah terhadap ancaman narkoba.
"“Kita ingin ada pemahaman yang sama dalam merumuskan rencana, program dan kebijakan kabupaten tanggap ancaman narkoba, khususnya di Kabupaten Barito Utara,” ujar dia.
Wahyudi menambahkan, program pemberdayaan masyarakat akan diarahkan sesuai potensi dan sumber daya lokal. Para pemangku kepentingan akan mendapatkan pembekalan mengenai strategi pengelolaan potensi lokal dalam implementasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), termasuk informasi mengenai peta ancaman narkoba di wilayah Barito Utara.
“Pemerintah daerah sangat mendukung program pemberdayaan masyarakat anti narkoba. Persoalan narkoba harus ditangani secara bersama-sama karena dampaknya tidak hanya menyangkut individu, tetapi juga keluarga, lingkungan dan ketahanan sosial masyarakat,” ujar Rayadi.
Rayadi juga berharap koordinasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program nyata di tingkat kecamatan, kelurahan, desa maupun komunitas masyarakat.
Pada kesempatan tersebut juga Rayadi mengajak seluruh perangkat daerah, organisasi masyarakat, dunia usaha, lembaga pendidikan serta masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap potensi penyalahgunaan narkoba.
Pewarta : Kasriadi
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.