BPBD Sumsel bantuperalatan karhutla untuk Kabupaten OKU
Sabtu, 18 Juli 2026 09:26 WIB
BPBD Sumsel menyerahkan bantuan peralatan penanggulangan karhutla untuk Kabupaten OKU, Jumat. ANTARA/Edo Purmana
Palembang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan memberikan bantuan peralatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk BPBD Kabupaten OKU guna mempermudah penanggulangan karhutla di wilayah setempat.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman di Palembang, Jumat, mengatakan bahwa bantuan ini diberikan sebagai upaya memperkuat kapasitas kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman karhutla seiring masuknya puncak musim kemarau.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi tiga unit mesin pompa air beserta perlengkapannya, 10 set alat pelindung diri (APD) pemadam kebakaran, serta 100 paket logistik.
Dia mengatakan, kesiapan peralatan pemadam darat di tingkat kabupaten seperti di OKU ini sangat krusial agar setiap potensi kebakaran bisa ditangani sedini mungkin sebelum meluas.
"Hotspot merupakan indikator awal yang harus segera ditindaklanjuti. Oleh karena itu, patroli darat dan kesiapan peralatan penunjang di lapangan menjadi kunci utama agar karhutla tidak menimbulkan bencana kabut asap," kata Sudirman.
Melalui bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat respons cepat terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten OKU.
Sementara, Sekretaris Daerah Pemkab OKU Alva Elan mengatakan bahwa seluruh peralatan akan langsung disiagakan untuk mendukung penanganan karhutla selama status siaga bencana berlangsung.
“Peralatan akan disiagakan di Posko Utama BPBD OKU. Peralatan siap digunakan, sedangkan logistik disalurkan ketika terjadi bencana,” ujar Alva Elan.
Meski bantuan dari pemerintah provinsi tersebut sangat membantu, Pemkab OKU mengakui bahwa sarana penanggulangan karhutla di daerahnya belum sepenuhnya ideal.
Struktur geografis dan sulitnya sumber air di beberapa titik rawan menjadi tantangan tersendiri saat proses pemadaman darat dilakukan.
Alva mengungkapkan, salah satu fasilitas krusial yang saat ini masih mendesak untuk ditambahkan adalah tandon air portabel yang berfungsi sebagai tempat penampungan air sementara di lokasi kebakaran.
“Bantuan ini sangat membantu kesiapsiagaan kami. Namun, masih ada kebutuhan yang belum terpenuhi, terutama tandon air untuk penampungan sementara di lokasi kejadian. Mudah-mudahan ke depan kebutuhan tersebut juga dapat kami peroleh,” harapnya.
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026