Balikpapan (ANTARA) - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan Kalimantan Timur menurunkan 15 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan kobaran api yang cepat membesar dan menghanguskan sejumlah bangunan kios di kawasan Pasar Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Jumat.
Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari area pasar dan dapat disaksikan dari berbagai titik di Balikpapan Selatan. Bangunan kios yang berdempetan dan sebagian besar berbahan kayu membuat api cepat menyebar sehingga proses pemadaman berlangsung cukup sulit dan berpotensi merembet ke bangunan lain.
Kepala BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 06.00 Wita dan langsung mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia.
“Begitu menerima informasi, kami langsung mengerahkan seluruh unit dari berbagai sektor. Kami juga dibantu TNI, Polri, Brimob, Ditsamapta Polda Kaltim, Pertamina Hulu Mahakam, serta unsur relawan,” papar Usman.
Ia mengatakan petugas bersama relawan berupaya mengurung kobaran api agar tidak meluas ke kios-kios lain di dalam kawasan pasar. Setelah api berhasil dikendalikan, proses dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
“Dalam upaya pemadaman, kami terhambat akses menuju lokasi kebakaran yang cukup sempit, ditambah aktivitas warga yang berusaha menyelamatkan barang-barang mereka,” jelas Usman.
Di tengah situasi tersebut, sejumlah pedagang dievakuasi dari area terdampak. Asap tebal sempat menutupi sebagian kawasan pasar sehingga menyulitkan petugas dalam menentukan titik utama kebakaran. Namun berkat koordinasi antara petugas pemadam, relawan, dan aparat keamanan membuat api perlahan dapat dikendalikan.
Usman mengatakan pendataan jumlah kios terdampak belum dapat dilakukan karena lokasi hingga menjelang waktu salat Jumat masih belum sepenuhnya aman. Satu bangunan sempat terus mengeluarkan api saat proses pendinginan berlangsung, diduga akibat adanya material yang mudah terbakar.
“Nanti pendataan lebih lanjut akan dilakukan bersama pihak pengelola pasar setelah kondisi benar-benar aman,” katanya.
Terkait penyebab kebakaran, informasi awal menyebut api pertama kali muncul dari salah satu kios di dalam pasar. Namun penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.
“Untuk penyebab pastinya nanti akan disampaikan oleh tim Inafis dan Satreskrim Polresta Balikpapan setelah proses penyelidikan selesai,” ujar Usman.
Untuk sementara belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka. Petugas gabungan masih melakukan pendinginan di sejumlah titik serta menyiapkan pendataan jumlah kios terdampak dan total kerugian akibat kebakaran
Pewarta: Arumanto/Novi Abdi
Editor : Helti Marini S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.