Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, keterampilan dan kecepatan tanggap tenaga kesehatan serta seluruh staf Puskesmas dalam menghadapi potensi bencana dan kondisi darurat, khususnya kebakaran
Balangan (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan melatih petugas kesehatan Puskesmas Awayan dalam menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk menghadapi situasi darurat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, keterampilan dan kecepatan tanggap tenaga kesehatan serta seluruh staf Puskesmas dalam menghadapi potensi bencana dan kondisi darurat, khususnya kebakaran,” kata Personel BPBD Balangan Rizky Rahmatillah di Paringin, Kamis.
Rizky menuturkan dalam simulasi tersebut peserta dilatih mulai dari prosedur evakuasi pasien dan tenaga medis, penggunaan APAR hingga koordinasi dengan tim tanggap darurat dan relawan.
Rizky melanjutkan, skenario yang diberikan pada simulasi tersebut disusun semirip mungkin dengan kondisi nyata agar dapat menguji kesiapan SOP yang telah dimiliki Puskesmas setempat.
Menurut Rizky untuk fasilitas kesehatan ini merupakan salah satu layanan vital yang harus tetap berfungsi saat bencana terjadi.
"Puskesmas adalah garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, ketika bencana datang Puskesmas harus tetap aman dan mampu beroperasi,” tuturnya.
Baca juga: DPRD Balangan sidak UPT Pasar Paringin imbas banyaknya keluhan masyarakat
Melalui program Puskesmas Aman Bencana ini, ujar Rizky pihaknya ingin memastikan seluruh tenaga kesehatan di Balangan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sama dalam melakukan penyelamatan diri, penyelamatan pasien dan penanganan awal saat kondisi darurat.
Terakhir Rizky mengungkapkan, pelatihan ini menjadi langkah penting untuk meminimalisir korban dan kerusakan apabila terjadi bencana di lingkungan Puskesmas setempat.
Pewarta: Ragil Darmawan
Editor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.