BPS: Realisasi Sensus Ekonomi di Kepri sudah 75 persen
Sabtu, 1 Agustus 2026 23:01 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau (Kepri) Toto Haryanto Silitonga didampingi petugas sensus ekonomi 2026. ANTARA/Ogen
Tanjungpinang (ANTARA) - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau (Kepri) Toto Haryanto Silitonga mengatakan realisasi Sensus Ekonomi per 31 Juli 2026 sudah mencapai mencapai 75 persen dari target 100 persen hingga 31 Agustus 2026.
Toto mengatakan capaian Sensus Ekonomi di provinsi tersebut relatif tinggi seiring antusiasme penerimaan masyarakat yang positif terhadap petugas sensus ekonomi 2026.
"Selain itu, para petugas sensus juga sudah terbiasa menggunakan instrumen pendataan dibanding pada tahap-tahap awal pelaksanaan Sensus Ekonomi," kata Toto di Tanjungpinang, Sabtu.
Ia menyampaikan hasil Sensus Ekonomi sejauh ini berhasil memotret usaha yang tidak hanya di sektor bangunan khusus usaha (BKU), tetapi juga usaha-usaha dalam keluarga atau rumah tangga, contohnya usaha rumahan berbasis online.
Menurutnya saat ini petugas sensus terus menggesa finalisasi pendataan perusahaan besar, seperti industri, perdagangan, kompleks pertokoan dan mall.
BPS Kepri mengimbau pelaku usaha dan masyarakat yang belum didata tinggal menunggu giliran didatangi petugas sensus. Masyarakat diharapkan menerima petugas dan memberikan data sebenarnya, karena hasil sensus ini menjadi basis data untuk perencanaan kebijakan ekonomi ke depan.
"Sensus Ekonomi masih terus berjalan sampai 31 Agustus 2026," ujar dia.
Lanjut Toto menjelaskan BPS Kepri mengerahkan 1.589 petugas Sensus Ekonomi yang disebar ke tujuh kabupaten/kota setempat, dengan target sasaran 197 ribu unit usaha ditambah seluruh rumah tangga.
BPS Kepri pun menjamin keamanan data responden Sensus Ekonomi 2026, dengan menerapkan prinsip TIR atau akronim dari Terima petugas, lalu Isi jawaban dengan benar dan Rahasia.
Seluruh petugas yang mendata sensus melalui aplikasi FASIH (Survei dan Sensus) dipastikan tidak bisa melihat maupun mengunduh data responden, karena data otomatis langsung terkirim secara real time ke pusat data atau Big data BPS RI.
Para petugas sensus dilarang keras memberikan data individu responden kepada pihak lain. Kerahasiaan data menjadi bagian penting dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.
"Karena itu, responden Sensus Ekonomi tak perlu khawatir memberikan data yang baik dan benar, sebab data itu akan menjadi acuan pola pembangunan ekonomi sepuluh tahun mendatang," katanya menegaskan.
Pewarta : OGN
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.