Bukan Cuma Kamar Mewah, Ombudsman Temukan Pembangunan Simulator Golf hingga Gym di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 - 14:28 WIB

Bogor, VIVA – Temuan Ombudsman RI di Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, ternyata bukan hanya soal hunian dengan fasilitas layaknya apartemen.

Baca Juga

Di kawasan tersebut, Ombudsman juga menemukan proyek pembangunan simulator golf, fasilitas gym, hingga dua mobil mewah. Temuan itu terungkap saat Ombudsman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kompleks Lapas Cibinong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemeriksaan tersebut bahkan sempat diwarnai aksi saling dorong dengan petugas lapas. Anggota Ombudsman RI Syafrida R. Rasahan mengatakan, tim awalnya menanyakan area di balik pagar kompleks lapas kepada petugas.

Baca Juga

Saat itu, area tersebut disebut sebagai lokasi rumah dinas kepala lapas. Namun, setelah masuk dan melakukan pemeriksaan, Ombudsman justru menemukan sejumlah bangunan lain.

”Kami menemukan beberapa lokasi hunian di lapas yaitu berupa bangunan yang terlihat seperti homestay, yang terdiri dari seperti ada dinding seng cat warna biru. Kemudian juga terdapat rumah seperti klaster,” kata dia, Kamis, 24 September 2026.

Baca Juga

Syafrida menyebut bangunan-bangunan tersebut memiliki bentuk seperti vila dengan sejumlah tipe. Tak jauh dari lokasi, Ombudsman juga menemukan proyek pembangunan simulator golf.

Selain itu, terdapat fasilitas gym yang telah berdiri di sekitar area kolam. Saat pemeriksaan dilanjutkan ke bagian belakang, tim Ombudsman menemukan sebuah rumah dengan area parkir yang cukup luas.

Di lokasi parkir tersebut, Ombudsman menemukan dua mobil yang disebut sebagai mobil mewah.

”Ada mobil yang kami dapati di situ, ada 2 mobil mewah yang kami dapati ada di situ dan ini rumah yang tipe hunian 3 yang kami temukan. Ini menunjukkan, Ombudsman menemukan bahwa keamanan di Lapas Kelas II A Cibinong ini sangat longgar,” tutur dia.

Dalam rekaman video yang ditunjukkan Ombudsman, bangunan-bangunan tersebut terlihat berdiri berjejer dan dilengkapi kanopi serta pagar berwarna hitam.

Syafrida belum dapat memastikan jumlah keseluruhan bangunan yang berada di area tersebut. Namun, dia memperkirakan terdapat sekitar 10 unit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu bangunan bahkan sempat dimasuki petugas Ombudsman. Di dalamnya, tim menemukan sejumlah fasilitas yang dinilai mewah.

”Sedangkan yang seperti villa itu, dari rumah warna putih tadi itu belok ke kanan itu ada rumah dinas kepala lapas,” katanya.

Halaman Selanjutnya

Temuan lain muncul ketika tim Ombudsman bertemu dengan seorang warga binaan di kawasan tersebut. Syafrida memastikan orang tersebut merupakan narapidana, meski bukan tokoh yang dikenal publik.