Badung (ANTARA) - Desa Adat Kerobokan di Kabupaten Badung, Bali melaksanakan uji coba perdana program hari bebas kendaraan bertajuk Badung First Car Free Day (CFD) yang dipusatkan di kawasan Jalan Teuku Umar Barat.
“Kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kenyamanan ruang hidup bagi masyarakat perkotaan,” ujar Bendesa atau Kepala Desa Adat Kerobokan Anak Agung Ngurah Putra Suryaninggrat, Minggu.
Ia mengatakan hari bebas kendaraan itu merupakan inisiatif murni dari para pengurus desa bersama organisasi pemuda Desa Adat Kerobokan.
Kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk pengimplementasian langsung dari nilai kearifan lokal Tri Hita Karana, khususnya menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan lingkungan alam sekitar.
“Kami juga mengapresiasi Pemkab Badung yang secara masif telah menata dan memperindah kawasan jalan ini. Sekarang pemandangan wilayah kami sudah jauh lebih indah, jalanan rapi, dan fasilitas trotoarnya sudah sangat lebar untuk kenyamanan bersama," kata dia.
Pada pelaksanaan perdananya, ruang bebas kendaraan bermotor yang berlangsung pada 06.00-09.00 WITA itu juga dirangkaikan dengan aksi nyata penyelamatan lingkungan yang dilakukan dengan penanaman 200 bibit pohon di sepanjang jalur oleh jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung.
Selain itu kegiatan juga diisi dengan pelayanan kesehatan masyarakat secara gratis oleh Puskesmas I Kuta Utara untuk memeriksa kondisi fisik warga yang datang ke lokasi.
Sementara itu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menjelaskan kegiatan itu memberikan wadah yang strategis bagi masyarakat untuk membangun konsistensi gaya hidup sehat.
Selain memicu kesadaran kesehatan, pelaksanaan CFD itu dinilai sukses membuka peluang ekonomi baru bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang diizinkan menggelar lapak dagangan di sekitar area komersial.
“Kami melihat kegiatan ini menjadi momentum suatu langkah positif yang nyata, dan kesannya masyarakat sangat menerima dengan antusias sekaligus berbahagia,” jelas dia.
Ia menambahkan penutupan jalur sekitar satu kilometer tersebut saat masih berstatus tahap uji coba awal dan akan terus dievaluasi.
"Meskipun ini baru uji coba dengan jarak yang relatif pendek, kami bergerak cepat. Saya sudah menghubungi Kepala Dinas PUPR Badung untuk segera merancang penambahan pedestrian atau fasilitas trotoar yang lebih luas,” pungkas Bupati Adi Arnawa.
Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus Nampu
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.