Sebelum ditetapkan sebagai gubernur definitif, Destry lebih dulu menjalankan tugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara (PGS) BI.
Baca Juga: DPR Sahkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI Periode 2026-2030
Destry, Aida, dan Solikin mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto.
Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 92/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dewan Gubernur Bank Indonesia yang ditetapkan pada 1 September 2026.
"Ketiganya bersumpah melaksanakan tugas dan kewajibannya masing-masing dengan sebaik-baiknya dan penuh dengan rasa tanggung jawab, serta bersumpah akan setia terhadap negara, konstitusi, dan haluan negara," demikian rangkaian sumpah jabatan yang dibacakan dalam prosesi pelantikan.
Pengangkatan Destry menjadi Gubernur BI merupakan hasil proses politik di DPR RI setelah pemerintah mengajukan namanya sebagai calon tunggal.
DPR RI kemudian menyetujui dan menetapkan Destry sebagai Gubernur BI dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 pada Selasa (1/9/2026).
Sebelumnya, Komisi XI DPR RI melakukan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap calon Gubernur BI pada 26-27 Agustus 2026.
Dalam proses tersebut, Destry menyampaikan visi untuk membawa BI menjadi lembaga yang tetap relevan dalam merespons tantangan, kredibel dalam menjaga stabilitas, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Visi tersebut menjadi pijakan awal bagi Destry untuk menjalankan mandat sebagai Gubernur BI selama lima tahun ke depan.
Pergantian kepemimpinan kali ini tidak hanya menyangkut posisi gubernur. Struktur pimpinan BI juga mengalami perubahan pada posisi Deputi Gubernur Senior dan Deputi Gubernur.
Aida S. Budiman yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur BI kini dipercaya mengisi posisi Deputi Gubernur Senior yang ditinggalkan Destry.
Baca Juga: DPR Sahkan Destry sebagai Gubernur BI Periode 2026-2031
Sementara itu, Solikin M. Juhro ditetapkan sebagai Deputi Gubernur BI untuk periode 2026-2031.
Pemerintah sebelumnya mengajukan Aida sebagai calon tunggal Deputi Gubernur Senior. Untuk posisi Deputi Gubernur yang ditinggalkan Aida, terdapat dua nama yang diajukan, yakni Solikin M. Juhro dan M. Anwar Bashori.
Pada akhirnya, Solikin terpilih untuk mengisi posisi tersebut.
Dengan susunan baru ini, seluruh calon yang mengisi tiga posisi tersebut berasal dari internal bank sentral.
Destry bukan nama baru dalam jajaran pimpinan BI. Sebelum ditetapkan secara definitif sebagai Gubernur BI, ia telah menjalankan tugas sebagai PGS Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri pada 25 Juli 2026.
Pemerintah kemudian mengirimkan Surat Presiden kepada DPR RI dengan merekomendasikan Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI.
Proses tersebut berlanjut melalui uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR RI hingga akhirnya mendapat persetujuan dalam rapat paripurna.
Dengan demikian, Destry memasuki jabatan definitif setelah sebelumnya menjalani masa transisi sebagai pimpinan sementara bank sentral.
Sebagai Gubernur BI, Destry akan memimpin bank sentral dalam periode lima tahun.
Salah satu mandat utama yang disampaikannya dalam proses pencalonan adalah menjaga kredibilitas BI dalam mempertahankan stabilitas sekaligus merespons berbagai tantangan ekonomi.
BI memiliki mandat untuk menjaga stabilitas nilai rupiah, stabilitas sistem pembayaran, serta turut menjaga stabilitas sistem keuangan dalam koordinasi dengan otoritas terkait.
Karena itu, arah kepemimpinan Destry akan menjadi perhatian pelaku pasar, dunia usaha, perbankan, dan masyarakat, terutama terkait kebijakan moneter dan stabilitas ekonomi.
Destry menyampaikan bahwa BI perlu tetap relevan dalam menghadapi perubahan dan tantangan yang berkembang.
"Visi saya adalah menjadikan BI sebagai lembaga yang tetap relevan dalam merespons tantangan, kredibel dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," kata Destry dalam proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI.
Pernyataan tersebut menjadi gambaran mengenai arah yang ingin dibawa Destry selama memimpin BI hingga 2031.