Desy ajak warga tak kehilangan perhatian persoalan nyata - ANTARA News Kalimantan Selatan

Hulu Sungai Selatan Kalsel (ANTARA) - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Desy Oktavia Sari mengajak masyarakat agar tak kehilangan perhatian pada persoalan nyata yang belakangan terjadi. 

"Kita tidak boleh kehilangan perhatian persoalan nyata di tengah riuh media sosial (medsos)," ujar Desy ketika dikonfirmasi, Ahad sesudah Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai Nilai Ideologi Pancasila atau Sosrev. 

Menurut dia, derasnya informasi masyarakat perlu semakin cermat memilah isu yang layak mendapat perhatian agar berbagai isu yang ramai di medsos tidak membuat lupa terhadap persoalan nyata di lingkungan sekitar. 

Pesan atau ajakan "Srikandi" Partai Amanat Nasional (PAN) itu saat Sosrev di Desa Jarau, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Jumat (25/9) lalu. 

Menurut perempuan yang akrab dengan sapaan Via tersebut, Pancasila dapat menjadi pijakan dalam menghadapi derasnya arus informasi seperti belakangan terjadi melalui medsos. 

"Masyarakat tidak hanya dituntut mampu membedakan informasi benar dan keliru, tetapi juga menjaga agar perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi konflik. Kita boleh mengikuti apa yang sedang ramai, tetapi jangan sampai perhatian kita habis di sana. Masih banyak persoalan di sekitar kita yang membutuhkan kepedulian dan kerja bersama,” kata Via.

Politikus perempuan muda itu berpendapat, kepedulian terhadap lingkungan, kehidupan sosial, pendidikan, hingga kesejahteraan masyarakat merupakan bagian dari pengamalan nilai Pancasila. 

Sebagaimana di "Bumi Rakat Mufakat" atau "Bumi Perjuangan Pahlawan Antaludin" HSS, persoalan lingkungan seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga pentingnya kepedulian bersama. 

Nilai gotong royong, menurut Via, tidak cukup hanya sekedar dalam pembicaraan, tetapi perlu wujud nyata melalui tindakan yang memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

“Pancasila itu sebenarnya dekat dengan kehidupan kita. Ketika kita menjaga lingkungan, menghargai orang lain, membantu tetangga, dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas, itu juga bagian dari mengamalkan Pancasila,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel Desy Oktavia Sari saat Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai Nilai Ideologi Pancasila di Desa Jarau, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Jumat (25/9/2026) lalu. (ANTARA/HO Humas Setwan Kalsel)

Ia berharap, agar masyarakat Desa Jarau khususnya dapat menjadikan nilai Pancasila sebagai pegangan dalam menghadapi persoalan sehari-hari, termasuk ketika berhadapan dengan informasi di ruang digital. 

"Dengan begitu, masyarakat tidak hanya menjadi penonton berbagai isu yang berkembang, tetapi tetap peka terhadap persoalan di lingkungan sendiri dan ikut menjaga kehidupan bersama," pungkas Desy.

Kegiatan Sosrev bagi pimpinan/anggota DPRD Kalsel sebagaimana terjadwal, 24-26 dan 27-29 September 2026.

Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.