Dialog dengan Pimpinan DPR, Forum Komunikasi Rakyat Pati Prihatin Soal Citra dan Ekonomi Daerahnya

AKURAT.CO Menjelang aksi demonstrasi pada 27 Agustus 2026, pimpinan DPR RI menerima audiensi Forum Komunikasi Rakyat Pati untuk mendengarkan aspirasi mengenai kondisi masyarakat di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

"Pagi ini kita terima dari Forum Komunikasi Rakyat Pati, menyampaikan aspirasi ke DPR yang mereka juga adalah sebagian besar masyarakat Pati, para organisasi kemasyarakatan yang selama ini punya kepedulian terhadap Pati," kata Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/8/2026).

Cucun menjelaskan, kelompok yang datang ke DPR menyampaikan kepentingan masyarakat Pati, khususnya terkait kepastian hukum, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta kondisi ekonomi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Gokuniku Resmi Buka di Senopati, Andalkan Spicy Tomato Sukiyaki dan VIP Room

"Kalau justru isu yang lebih didorong mereka-mereka perjuangkan tadi di sini adalah tentang bagaimana nasib masyarakat Pati yang selama ini justru katanya, kata mereka, lebih muncul ke luarnya itu narasi negatifnya. Mau mengembalikan tentang Pati ya, tidak berbicara justru enggak ke mana-mana," tambahnya.

Masyarakat Pati yang hadir dalam forum tersebut berkeinginan agar wilayahnya mendapat perhatian. Sebab selama bertahun-tahun, masyarakat Pati menghadapi berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

Salah satu aspirasi yang disampaikan adalah permintaan kepastian hukum dan jaminan keamanan bagi masyarakat Pati. Selain itu, masyarakat Pati disebut menginginkan kondisi ekonomi yang dapat mendukung investasi dan kegiatan usaha.

"Terutama adalah minta kejelasan beberapa tahun ke belakang ini mungkin Pati didera berbagai problem yang ada. Mereka tahu akses di media sosial atau juga mereka bisa pantau di media, kadang-kadang sebagai warga Pati katanya minta kepastian hukum, minta kepastian siapa yang punya fungsi Kamtibmas di sana untuk melakukan bahwa masyarakat Pati betul-betul dipastikan tidak ada rasa takut, betul-betul bisa nyaman dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

"Kemudian juga masyarakat Pati menginginkan tadi aspirasinya adalah bagaimana bisa ekonominya maju, ramah terhadap para investor, dan nyaman mereka bisa berusaha di wilayah Pati," tuturnya.

Baca Juga: Diterima Pimpinan DPR, Warga Pati Desak Percepatan RUU Perampasan Aset dan Awasi Kinerja Penegak Hukum

Untuk menindaklanjuti pertemuan tersebut, pihaknya segera akan memanggil sejumlah pemangku kepentingan di Pati, yakni Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati dan aparat penegak hukum (APH).

Menurutnya, aspirasi yang disampaikan Forum Komunikasi Rakyat Pati perlu didalami, termasuk mengenai sektor pertanian dan perikanan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

"Itu usulannya seperti itu dan kita akan terima, nanti kita akan panggil siapa para pemegang-pemegang kepentingan di sana, dari mulai mungkin PLT bupatinya, kemudian juga para APH-nya, kita akan bertanya kenapa masyarakat Pati sampai bicara minta supaya betul-betul tercipta kenyamanan, ekonominya maju tadi," ujarnya.