Dian Sastrowardoyo Bikin Beskap Makin Edgy, Dipadukan Ripped Jeans dan Tas Hermes

Liputan6.com, Jakarta - Beskap selama ini lebih sering identik dengan busana tradisional untuk menghadiri acara formal. Namun, Dian Sastrowardoyo membuktikan bahwa siluet klasik tersebut juga bisa tampil lebih santai, modern, bahkan edgy ketika dikenakan sebagai bagian dari outfit sehari-hari.

Aktris sekaligus pencinta fashion itu tampil dalam salah satu look dari koleksi kolaborasinya bersama desainer Wilsen Willim. Dengan penataan fashion stylist ternama Hagai Pakan, Dian mengeksplorasi busana tradisional melalui styling yang jauh dari kesan konvensional.

Dalam penampilannya, Dian memadukan kebaya Kartini dengan scallop cut bersama cropped beskap berwarna merah. Siluet kebaya yang feminin berpadu dengan karakter beskap yang lebih tegas, menciptakan kontras menarik sekaligus memberikan kesan modern pada keseluruhan look.

Alih-alih memasangkan kebaya dan beskap dengan kain batik atau rok tradisional, Dian justru memilih ripped jeans sebagai bawahannya. Detail distressed pada denim memberikan sentuhan kasual yang langsung mengubah karakter busana tradisional menjadi lebih youthful dan edgy.

Perpaduan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa busana tradisional tidak harus selalu dikenakan secara konvensional. Dengan pemilihan bawahan yang tepat, beskap dan kebaya dapat bertransformasi menjadi outfit yang relevan untuk gaya hidup masa kini.

Statement Look Dian Sastrowardoyo

Statement Look Dian Sastrowardoyo Padukan Cropped Beskap dan Ripped Jeans, Hadirkan Pesona Kartini yang Edgy

Perbesar

Bukan dipadu rok batik, melainkan ripped jeans yang bikin tampilan Kartini-nya terlihat lebih edgy. Tas Hermes dan slip on heels hitam jadi sentuhan netral untuk statemen look-nya [@therealdisastr]

Untuk menyeimbangkan statement look tersebut, Dian memilih aksesori dan footwear bernuansa netral. Sebuah tas Hermes menjadi pelengkap yang memberikan sentuhan luxury, sementara slip-on heels hitam menjaga keseluruhan penampilan tetap sleek tanpa mengalihkan perhatian dari busana merah yang menjadi pusat perhatian.

Pesona Dian semakin menonjol berkat sepasang anting gantung berlian dengan batu ruby. Kilau berlian dan warna merah dari ruby menjadi detail kecil yang memperkuat karakter glamor pada penampilan, sekaligus menyatu dengan warna beskap yang dikenakannya.

Sementara itu, gaya kecantikannya dibuat lebih effortless. Dian memilih riasan bernuansa soft peach yang memberikan rona segar dan natural pada wajah. Rambut medium-length miliknya ditata dalam gelombang lembut, menciptakan kesan feminin yang santai dan semakin menguatkan karakter contemporary chic dari keseluruhan look.

Look tersebut merupakan salah satu dari 13 busana yang hadir dalam koleksi kolaborasi Dian Sastrowardoyo dan Wilsen Willim. Koleksi ini membawa misi untuk menerjemahkan kembali berbagai elemen busana tradisional Indonesia agar lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Koleksi Kolaborasi dengan Wilsen Willim

Statement Look Dian Sastrowardoyo Padukan Cropped Beskap dan Ripped Jeans, Hadirkan Pesona Kartini yang Edgy

Perbesar

Koleksi ini membawa gaya kontemporer dari siluet beskap, kebaya, sikepan, hingga surjan untuk bisa dipakai sehari-hari [@therealdisastr]

Tak hanya beskap dan kebaya, koleksi tersebut turut mengeksplorasi siluet sikepan hingga surjan. Berbagai elemen tradisional tersebut diolah dengan pendekatan kontemporer sehingga dapat dikenakan secara lebih fleksibel, termasuk untuk aktivitas sehari-hari.

Penampilan Dian Sastrowardoyo pun menjadi contoh bagaimana fashion tradisional dapat beradaptasi tanpa kehilangan identitasnya. Kebaya Kartini dan beskap yang biasanya tampil formal justru terlihat semakin relevan ketika dipadukan dengan ripped jeans, aksesori modern, dan sentuhan luxury.

Lewat styling tersebut, Dian menunjukkan bahwa mengenakan busana tradisional tidak selalu berarti harus tampil serba klasik. Dengan sedikit keberanian dalam memadukan siluet dan material, warisan fashion Indonesia bisa hadir dengan karakter yang lebih edgy, personal, dan sesuai dengan gaya generasi masa kini