Liputan6.com, Beijing - Seorang wanita berusia 70-an di Provinsi Hebei, China utara, dilaporkan menunjukkan tanda-tanda kehidupan setelah sempat dinyatakan meninggal dan ditempatkan di dalam peti mati. Namun, dua hari kemudian, wanita tersebut kembali meninggal dunia.
Dikutip dari South China Morning Post, Senin (21/9/2026), wanita tersebut telah menderita trombosis otak selama puluhan tahun dan juga tengah berjuang melawan kanker. Setelah dokter menyatakan penyakit kankernya sudah tidak dapat diobati, keluarganya membawanya pulang untuk menjalani perawatan di hari-hari terakhir hidupnya.
Pada 8 September, keluarga tidak lagi menemukan tanda-tanda kehidupan dari wanita tersebut. Mereka kemudian menempatkan jasadnya di dalam peti mati yang dilengkapi pendingin untuk membantu mengawetkan tubuhnya sambil menunggu kerabat dari luar kota tiba untuk mengikuti upacara perpisahan terakhir.
Namun, pada malam berikutnya, menantu wanita tersebut mendengar suara gumaman dari dalam peti mati. Keluarga yang terkejut kemudian segera membuka peti dan mengeluarkan wanita itu.
Ketika kerabat lainnya tiba pada 11 September, wanita tersebut dilaporkan telah sadar dan mampu membuka mata. Meski demikian, kondisinya masih kritis dan ia tidak mampu makan maupun minum.
Wanita itu akhirnya meninggal dunia pada malam yang sama. Jenazahnya kemudian dimakamkan pada 13 September dan sejumlah anggota keluarga menghadiri prosesi pemakaman.
Kisah tersebut kemudian dibagikan oleh keluarga di internet dan memicu perdebatan mengenai keasliannya. Sejumlah pengguna mempertanyakan bagaimana seseorang yang telah dinyatakan meninggal dapat kembali menunjukkan tanda-tanda kehidupan setelah berada di dalam peti mati.
Di sisi lain, ada pengguna internet yang membela keluarga tersebut dan mempertanyakan alasan mereka memalsukan kisah kematian anggota keluarganya. Hingga kini, laporan mengenai kejadian tersebut belum memberikan penjelasan medis secara rinci mengenai bagaimana wanita tersebut dapat kembali menunjukkan tanda-tanda kehidupan setelah sebelumnya dinyatakan meninggal.