Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:35 WIB
Jakarta, VIVA – Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) Dedi Prasetyo menyiapkan struktur organisasi dan jajaran pejabat sebelum badan tersebut mulai menjalankan tugas setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Kamis.
Baca Juga
Dedi saat ditemui di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, mengatakan dirinya perlu berkoordinasi dengan Menteri Sekretaris Negara dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk menentukan pejabat yang akan membantu menjalankan BRAN.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Saya harus komunikasi dengan Mensesneg, komunikasi dengan KemenpanRB untuk melakukan asesmen siapa-siapa pejabat-pejabat yang nanti di bawah saya akan mengawaki badan ini,” kata Dedi.
Baca Juga
Ia mengatakan struktur BRAN nantinya terdiri atas dua wakil, satu sekretaris utama, dan empat deputi.
Setelah proses asesmen selesai, Dedi bersama jajaran pejabat yang terpilih akan menyusun rencana kegiatan BRAN hingga akhir 2026.
Baca Juga
“Dan juga persiapan untuk kita buat rencana kerja sesuai dengan arah kebijakan pemerintah untuk tahun 2027. Demikian sementara yang bisa saya lakukan, ya,” ujarnya.
Dedi juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin BRAN.
“Saya ucapkan terima kasih juga kepada Bapak Presiden yang sudah memberikan kepercayaan, amanah, saya sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional,” katanya.
Presiden Prabowo Subianto melantik Dedi Prasetyo sebagai Kepala BRAN di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026), berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 105P Tahun 2026 yang ditetapkan pada 30 September 2026.
BRAN merupakan lembaga baru yang pembentukannya berkaitan dengan Rancangan Undang-Undang tentang Pengaturan Reforma Agraria.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebelumnya, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional Ossy Dermawan mengatakan pemerintah dan DPR masih mengkaji sejumlah hal terkait BRAN, termasuk struktur organisasi, pembagian tugas, serta hubungan kelembagaan antara BRAN di pusat dan daerah.
Ia mengatakan pembahasan RUU tentang Pengaturan Reforma Agraria juga masih berlangsung dan diharapkan dapat menjadi landasan untuk menyelesaikan berbagai persoalan agraria, termasuk konflik dan ketimpangan penguasaan serta kepemilikan tanah. (Ant)
Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo Resmi Diberhentikan dari Polri, Keduanya Dapat Bintang Mahaputera
Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo secara resmi diberhentikan dari jabatan Kapolri dan Wakapolri. Keduanya juga menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera.
VIVA.co.id
1 Oktober 2026