Dinkes Tapin dan Polisi bagikan ribuan masker cegah ISPA - ANTARA News Kalimantan Selatan

Banjarmasin (ANTARA) - Dinas Kesehatan Tapin Provinsi Kalimantan Selatan melalui Puskesmas Tapin Utara, bersama Kepolisian Sektor (Polsek) setempat membagikan sekitar seribu masker kepada masyarakat guna mencegah peningkatan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Kapolsek Tapin Utara Budi Santoso, mengatakan pembagian masker tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Tapin sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap.

"Kondisi udara saat ini sedang tidak baik-baik saja karena terlihat kabut yang dipenuhi asap akibat pembakaran lahan di Kabupaten Tapin," ujarnya di Rantau, Kabupaten Tapin, Kamis.

Menurut dia, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena paparan asap dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama sistem pernapasan.

Budi menekankan, masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan karena asap yang dihasilkan dapat berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan warga.

"Kami mengimbau kepada warga masyarakat Tapin agar tidak lagi melakukan pembakaran lahan maupun hutan karena dampaknya sangat tidak baik bagi kita semua," katanya.

Selain langkah pencegahan kesehatan, ucap Budi, Polsek Tapin Utara mengajak masyarakat berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan melaporkan aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan tindak pidana.

"Masyarakat dapat memanfaatkan layanan pengaduan Polri melalui nomor 110, apabila mengetahui adanya pembakaran hutan dan lahan maupun tindak pidana lainnya," ungkap Budi.

Sementara itu, Dokter Puskesmas Tapin Utara dr Aditya Pradipta Hernanda menyebutkan, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan masyarakat ketika harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang terpapar asap.

Ia menjelaskan, peningkatan intensitas asap akibat kebakaran hutan dan lahan berpotensi diikuti peningkatan kasus penyakit infeksi saluran pernapasan.

"Seribu masker ini dibagikan guna mencegah terjadinya peningkatan kasus penyakit infeksi saluran pernapasan yang bisa terjadi akibat karhutla karena peningkatan intensitas asap," ujarnya.

Aditya menghimbau, masyarakat Kabupaten Tapin dan sekitarnya agar menggunakan masker ketika keluar rumah, terutama saat kondisi udara dipenuhi asap.

"Kami mengimbau masyarakat bila keluar rumah harap memakai masker dan tetap mematuhi serta mengikuti arahan dari petugas kesehatan," katanya.

Pewarta: Muhammad Rastaferian Pasya
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.