Pangkalpinang (ANTARA) - Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudkepora) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar serah terima jabatan (Sertijab) dari Wydia Kemala Sari kepada Eko Kurniawan, yang baru dilantik pada Selasa (14/7) kemarin dan turut disaksikan oleh seluruh jajaran pegawai.
Setelah mengemban amanah sebagai Kepala Disparbudkepora selama kurang lebih tiga tahun tiga bulan, Wydia Kemala Sari menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah menjadi bagian dari perjalanan kepemimpinannya.
"Dari lubuk hati yang terdalam saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kebersamaan yang telah terjalin selama ini. Saya juga memohon maaf lahir dan batin apabila selama menjalankan tugas terdapat tutur kata maupun tindakan yang kurang berkenan," kata Wydia di Pangkalpinang, Jumat.
Dalam proses serah terima, Wydia juga memaparkan perkembangan pelaksanaan program dan kegiatan Disparbudkepora sepanjang Januari hingga Juli 2026 secara rinci dari kegiatan yang telah selesai dilaksanakan, termasuk progres pencairan anggaran sehingga dapat menjadi bahan tindak lanjut bagi pimpinan yang baru.
Selain itu, seluruh aset dinas turut diserahkan secara resmi sebagai bagian dari proses administrasi yang transparan dan akuntabel.
"Mana yang sudah terlaksana namun belum dicairkan dan mana yang sudah terlaksana sekaligus sudah dicairkan, semuanya kami sampaikan agar proses transisi berjalan dengan baik," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disparbudkepora yang baru, Eko Kurniawan, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari seluruh keluarga besar Disparbudkepora.
"Amanah memimpin perangkat daerah yang membidangi sektor pariwisata, kebudayaan, kepemudaan dan olahraga merupakan tantangan besar, terlebih di tengah keterbatasan anggaran," ujarnya.
Eko juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan yang telah menerimanya dengan baik dan mengungkapkan bahwa dirinya menyadari dinas ini memiliki ruang lingkup tugas yang sangat luas, sementara anggaran yang tersedia masih terbatas.
"Saya tidak mungkin berjalan sendiri.,Saya membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh pegawai agar program-program, terutama program prioritas Gubernur, dapat terlaksana dengan baik," ujar Eko.
Ia juga berharap seluruh ASN di lingkungan Disparbudkepora terus menjaga semangat kolaborasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sehingga setiap amanah yang diberikan pimpinan dapat diselesaikan secara optimal.
Kepada Wydia Kemala Sari, Eko menyampaikan apresiasi atas dedikasi selama memimpin Disparbudkepora.
"Terima kasih Ibu Wydia atas pengabdian dan kepemimpinannya selama ini. Insya Allah kami akan melanjutkan berbagai hal baik yang telah dibangun," ujarnya.
Di kesempatan ini Eko juga membagikan pesan sederhana tentang pentingnya menjaga hubungan baik di lingkungan kerja. Menurutnya, setiap tempat baru selalu menghadirkan “tiga AN”, yakni pengetahuAN, pengalamAN, dan temAN.
"Pengetahuan dan pengalaman menjadi bekal dalam bekerja, sedangkan teman akan memperluas jaringan. Karena itu, meskipun sudah berpindah tempat tugas, silaturahmi harus tetap dijaga," ujarnya.
Mewakili seluruh pegawai, Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Pariwisata, Irwanto, menyampaikan apresiasi dan permohonan maaf kepada Wydia atas kebersamaan yang telah terjalin selama memimpin Disparbudkepora dengan ritme kerja yang sangat tinggi tentu ada dinamika dalam perjalanan kita bersama.
"Kami mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan berharap komunikasi tetap terjalin meskipun sudah bertugas di tempat yang baru. Selamat datang kepada Pak Eko, semoga senantiasa diberikan kesabaran yang berlapis-lapis dalam memimpin Disparbudkepora menghadapi berbagai tantangan ke depan," tutup Irwanto.
Sertijab juga diawali dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara serah terima pegawai serta berita acara serah terima aset sebagai bentuk kesinambungan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di lingkungan Disparbudkepora Babel.
Pewarta: Elza Elvia
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.