Mataram (ANTARA) - Dinas Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Mikro (Disperinkop UKM) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memberikan pelatihan manajemen keuangan kepada pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) guna memperkuat kapasitas pengurus koperasi di kota itu.
Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Mikro Kota Mataram Jemmy Nelwan di Mataram, Jumat, mengatakan kegiatan itu dilaksanakan untuk memastikan para pengurus, yang terdiri atas ketua, wakil ketua, bendahara, hingga koordinator bidang, memiliki kemampuan yang matang dalam mengelola keuangan koperasi secara akuntabel dan profesional.
"Melalui pelatihan ini, pengurus dapat meningkatkan pemahaman prinsip pengelolaan keuangan yang tertib dan dapat ditelusuri atau diaudit," katanya.
Kegiatan pelatihan manajemen keuangan tersebut diikuti oleh para pengurus KDKMP di 50 kelurahan se-Kota Mataram, dan dilaksanakan selama tiga hari ke depan sejak Jumat ini.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi keterampilan teknis pembukuan dasar hingga penyusunan laporan keuangan koperasi.
Selain itu, memastikan kepatuhan terhadap standar akuntansi dan perpajakan yang berlaku serta menguatkan integritas, kedisiplinan, dan manajemen risiko dalam pengelolaan dana koperasi.
"Dengan demikian target untuk mendorong KDKMP menjadi motor penggerak kemandirian dan pertumbuhan ekonomi lokal bisa tercapai," katanya.
Sebelumnya, Disperinkop UKM Kota Mataram juga sudah melakukan pelatihan kepada puluhan anggota KDKMP se-Kota Mataram agar anggota semakin memahami hak dan kewajibannya, serta mampu menjalankan peran aktif dalam dinamika perkembangan KDKMP ke depan.
Baca juga: Ekonom menilai konsinyasi tak cukup penuhi modal kerja KDKMP
"Anggota yang kami latih sebanyak 50 orang, mereka merupakan perwakilan dari 50 KDMP di 50 kelurahan se-Kota Mataram," katanya.
Diharapkan, kegiatan pelatihan yang diberikan dapat dipahami para anggota dan mereka memiliki komitmen sama tentang KDKMP merupakan milik bersama dan mereka bisa menjalankan bisnis koperasi dengan baik.
Sementara itu, terkait pengembangan sarana dan prasarana fisik koperasi, Disperinkop UKM mencatat sudah ada 5 gerai KDKMP yang dalam tahap pembangunan.
Dari jumlah itu, dua gerai di antaranya yakni di Kelurahan Babakan dan Abian Tubuh telah rampung 100 persen. Sedangkan sisanya di Kelurahan Ampenan Utara, Sandubaya, dan Kelurahan Jempong Baru sudah mencapai sekitar 80 persen.
"Ditargetkan semua KDKMP yang dibangun itu, rampung 100 persen pada akhir 2026. Untuk anggaran dan pelaksanaan semua dari pemerintah pusat, kami hanya penerima manfaat," katanya menambahkan.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026