Jakarta (ANTARA) - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menayangkan video Capaian Kepemimpinan Presiden RI 2026 sebelum Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat.
"Saudara Presiden, Wakil Presiden dan sidang dewan yang kami muliakan, sebelum kita menyimak pidato kenegaraan Presiden RI, marilah kita menyaksikan penayangan video Capaian Kepemimpinan Presiden RI 2026," kata Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin saat memberikan pidato pengantar pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di komplek parlemen, Jakarta, Jumat.
Video dibuka dengan testimonial pelajar yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden karena bisa melanjutkan sekolah di Sekolah Rakyat, pelajar yang bersemangat kembali ke sekolah karena kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan juga petani yang menyampaikan rasa syukur karena kemudahan mendapat pupuk dan harga gabah yang terkendali serta bantuan alat berat
Video kemudian berganti ke momen saat Prabowo Subianto diambil sumpahnya sebagai Presiden Republik Indonesia.
"Saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya," kata Presiden dalam pembukaan video tersebut.
"Kita ingin anak-anak kita kuat, kita ingin anak-anak kita semangat, kita ingin anak-anak kita pintar, kita ingin anak-anak rajin belajar," lanjut Presiden.
"Bangsa Indonesia harus mandiri. Bangsa Indonesia harus berdiri di atas kaki kita sendiri. Dan di situ, elemen utamanya adalah swasembada pangan," kata Presiden Prabowo dalam video tersebut.
Selain pangan, pemerintah menyoroti pembangunan Proyek Strategis Nasional Abadi Masela. Presiden menyatakan proyek tersebut penting bagi Indonesia dan meminta pembangunannya diselesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya.
"Proyek strategis nasional Abadi Masela ini merupakan suatu proyek yang sungguh sangat penting. Alhamdulillah, hari ini kita mulai pembangunan dan pembangunan harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya," ujar Presiden.
Presiden juga menyampaikan capaian Indonesia dalam penerapan biodiesel B50 yang disebut sebagai langkah pemanfaatan kekayaan alam untuk kepentingan rakyat.
"Indonesia resmi menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan mandatory biodiesel B50. Ini bukan sekadar pencapaian teknologi, ini adalah bukti bahwa Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alamnya sendiri untuk kepentingan rakyatnya sendiri," kata Presiden Prabowo.
Dalam bidang pendidikan, Prabowo menegaskan keberlanjutan program pembangunan sarana pendidikan untuk mendukung proses belajar mengajar.
"Program ini ke depan terus dilanjutkan agar tercipta sarana pendidikan yang memadai sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik. Karena pendidikan merupakan bagian terpenting dalam kemajuan suatu bangsa," ujarnya.
Presiden Prabowo juga menyoroti pengamanan kekayaan negara serta pembentukan Danantara sebagai dana kedaulatan Indonesia.
"Sekarang kita buktikan kepada rakyat bahwa kita bertekad untuk mengamankan dan menyelamatkan kekayaan negara. Di mana pun itu berada," kata Presiden.
Presiden mengatakan Danantara sebagai dana kedaulatan yang baru pertama kali dimiliki Indonesia.
"Pertama kali dalam sejarah, kita punya dana kedaulatan ini, Danantara ini. Yang nilai asetnya bernilai lebih dari seribu miliar dolar. Yang selama ini sering tidak bisa kita pantau," ujar Presiden Prabowo.
Menutup video tersebut, Presiden Prabowo menyatakan pemerintah masih memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan dalam perjalanan pembangunan nasional.
"Cita-cita kita lebih besar. Pekerjaan kita masih banyak. Perjalanan perjuangan kita masih jauh. Tapi, kita sudah melihat apa yang kita kerjakan," tutur Presiden di akhir video tersebut.
Parlemen menggelar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8).
Dalam rangkaian acara Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD 2025, Presiden Prabowo Subianto akan* memaparkan pidato tentang laporan kinerja lembaga-lembaga negara dan pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Sidang Tahunan dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2025 dilaksanakan menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang bertema "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju".
Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Uploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.