DPRD HSS rapat paripurna penyampaikan Raperda APBD perubahan 2026 - ANTARA News Kalimantan Selatan

Tentu fokus kita pada pelayanan dasar terutama pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat,

Kandangan (ANTARA) - DPRD Hulu Sungai Selatan (HSS) rapat paripurna dengan agenda pembicaraan tingkat I penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Rapat yang berlangsung di Aula DPRD HSS dipimpin Ketua DPRD HSS, Haji Akhmad Fahmi, didampingi Wakil Ketua I, H. Husnan dan Wakil Ketua II, H.M. Kusasi, serta jajaran anggota DPRD HSS, Kandangan, Senin.

Sementara dari pihak eksekutif, rapat dihadiri Wakil Bupati (Wabup) HSS, H. Suriani, Sekretaris Daerah HSS H. Muhammad Noor, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Dari penyampaian itu, diketahui proyeksi pendapatan daerah dalam APBD Perubahan 2026 sekitar Rp1,396 triliun, dengan proyeksi belanja daerah mencapai Rp2 triliun lebih.

"Kami sudah menerima penyampaian Raperda APBD Perubahan 2026 dari pihak eksekutif, proyeksi pendapatan ada sekitar Rp1,396 triliun dan belanja sekitar Rp2,057 triliun, perubahan ini sangat besar," ujarnya.

Sementara itu, Wabup HSS, H. Suriani mengatakan, pemerintah daerah dalam perubahan anggaran tetap mengutamakan pemenuhan pelayanan dasar masyarakat.

Menurut wabup, sektor pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi perhatian utama dalam penggunaan anggaran.

Wabup juga menyebutkan adanya peningkatan pada alokasi belanja modal dalam APBD Perubahan 2026 sebesar 4,09 persen.

Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah bersama DPRD, dalam pelaksanaan anggaran.

Peningkatan belanja modal tersebut akan menjadi bagian yang turut dibahas dalam proses pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026, mengingat waktu pelaksanaan anggaran tahun ini tersisa sekitar empat bulan.

"Ini menjadi komitmen kami dan juga menjadi perhatian DPRD, dalam pelaksanaan anggaran ini dengan sisa waktu empat bulan," tambah wabup.

Pewarta: Fathurrahman
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.