DPRD Kotim pastikan kawal penggunaan anggaran karhutla tepat sasaran
Senin, 31 Agustus 2026 16:06 WIB
Sekretaris Komisi II DPRD Kotawaringin Timur Muhammad Kurniawan Anwar. ANTARA/Devita Maulina.
Sampit (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, memastikan akan mengawal dukungan anggaran untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sehingga ketersediaan maupun penggunaannya benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
"Yang harus dipastikan sekarang adalah realisasinya, penggunaannya tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat untuk penanganan di lapangan," kata Sekretaris Komisi II DPRD Kotawaringin Timur Muhammad Kurniawan Anwar di Sampit, Senin.
Hal ini ia sampaikan sehubungan dengan adanya dukungan anggaran dari kepala daerah sebesar Rp50 juta untuk masing-masing kecamatan dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, yang terlibat dalam penanganan karhutla.
Pengalokasian anggaran tersebut disampaikan langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kotawaringin Timur dalam rapat kompilasi Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) belum lama ini.
Dukungan tersebut berada di luar anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang memang disiapkan pemerintah daerah untuk menghadapi kondisi darurat dan kebutuhan penanganan bencana.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyampaikan, bahwa pada dasarnya pihaknya mendukung langkah tersebut. Namun, ia juga menekankan bahwa kebutuhan dalam penanganan karhutla tidak hanya berkaitan dengan kegiatan pemadaman, tetapi juga menyangkut keberlangsungan operasional personel yang bekerja di lokasi kejadian.
"Petugas gabungan dan relawan membutuhkan dukungan perlengkapan serta logistik, agar dapat menjalankan tugas secara optimal, terlebih ketika menghadapi kondisi medan yang sulit dan paparan asap selama proses pemadaman," tuturnya.
Kurniawan menyebut sejumlah kebutuhan yang harus menjadi perhatian antara lain alat pelindung diri (APD), bahan bakar minyak (BBM), konsumsi, peralatan pemadaman serta kebutuhan lainnya yang menunjang kegiatan petugas dan relawan.
"Operasional pemadaman, APD, BBM, konsumsi, peralatan serta kebutuhan petugas dan relawan harus menjadi perhatian. Jangan sampai anggaran tersedia, tetapi kebutuhan di lapangan justru tidak terpenuhi," tegasnya.
Terlebih, penanganan karhutla membutuhkan gerak cepat karena kondisi kebakaran dapat berubah sewaktu-waktu, sementara titik api bisa muncul di lokasi yang sulit dijangkau oleh kendaraan pemadam.
Sebagai anggota Banggar DPRD Kotim, Kurniawan menegaskan pihaknya akan bersama-sama memastikan anggaran yang disiapkan pemerintah daerah benar-benar diarahkan pada kebutuhan prioritas, dan tidak berhenti sebatas dukungan administratif.
Pengawalan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, OPD, kecamatan, petugas gabungan, relawan dan DPRD dalam menghadapi karhutla, sekaligus memastikan dukungan pembiayaan mampu mempercepat penanganan di lapangan.
Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.