Depok (ANTARA) - Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) melalui Departemen Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat dan Pencegahan (IKGMP) menyelenggarakan pelatihan kader kesehatan melalui program “Buku Saku Cerdas: Cermati dan Deteksi Dini Kanker Mulut”.
Ketua Departemen IKGMP FKG UI, Prof. Risqa Rina Darwita, di Depok, Kamis mengatakan bahwa kader memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Melalui pelatihan ini kami ingin membekali kader dengan pengetahuan yang sederhana, mudah dipahami, dan dapat diterapkan ketika berinteraksi dengan masyarakat. Dengan demikian, kader dapat membantu meningkatkan kepekaan masyarakat terhadap perubahan pada rongga mulut dan mendorong pemeriksaan lebih lanjut apabila diperlukan,” ujar Prof. Risqa.
Ia mengatakan perubahan pada rongga mulut, seperti luka yang tidak kunjung sembuh, bercak, benjolan, atau perubahan warna jaringan, kerap dianggap sebagai kondisi biasa.
Padahal, perubahan tertentu perlu mendapat perhatian dan pemeriksaan lebih lanjut.
Dekan FKG UI, Prof. drg. Lisa Rinanda Amir, menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan pengetahuan yang dapat diterapkan secara langsung.
“Melalui kegiatan ini, FKG UI berupaya menghadirkan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung di tengah masyarakat. Dengan membekali kader
mengenai deteksi dini kanker mulut, kami berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kesadaran untuk mencermati perubahan pada rongga mulut dan segera mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut apabila menemukan kondisi yang memerlukan perhatian,” ujar Prof. Lisa.
Program “Buku Saku Cerdas” dilaksanakan dalam dua tahap. Setelah pelatihan, pada Oktober 2026 para kader akan menerapkan pengetahuan yang diperoleh melalui
pemeriksaan mandiri kepada pengunjung atau pasien ditujuh posyandu dengan target 70 orang. Pelaksanaan kegiatan merupakan kolaborasi FKG UI dengan Dinas Kesehatan Kota Depok.
Melalui program ini, FKG UI mendorong penguatan peran kader sebagai penghubung antara tenaga kesehatan dan masyarakat untuk memperluas edukasi serta mendukung deteksi dini kanker mulut, khususnya di wilayah Kota Depok.
Para kader dibekali pengetahuan untuk mengenali berbagai perubahan pada rongga mulut yang perlu dicermati serta langkah yang dapat dilakukan ketika ditemukan kondisi yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Pelatihan tahap pertama dilaksanakan pada Kamis (24/9) di Aula Puskesmas Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, dan diikuti 30 kader kesehatan yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Kota Depok.
Dalam kegiatan tersebut, Prof. Risqa bersama drg. Melissa Adiatman, Dr. drg. Iwany Amalliah Badruddin, drg. Silvia Vera Indrawati, dan drg. Ivana Abigayl, memberikan pembekalan kepada para kader mengenai kanker mulut dan berbagai perubahan pada rongga mulut yang perlu mendapat perhatian.
Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.