Bagikan:
JAKARTA - Dinas Keamanan Federal (FSB) Rusia berhasil menggagalkan rencana serangan drone serentak di lapangan udara militer "Ukrainka" dan "Shagol" di wilayah Amur dan Chelyabinsk, yang sedang dipersiapkan oleh Dinas Keamanan Ukraina (SBU), menurut laporan Kantor Hubungan Masyarakat FSB, seraya mencatat para pelaku dan kaki tangan dari rencana serangan teroris tersebut telah ditahan.
FSB memperoleh informasi intelijen awal tentang pengiriman drone FPV yang dilengkapi dengan hulu ledak dan stasiun kendali darat bergerak oleh dinas khusus Ukraina ke wilayah Bryansk, yang diangkut dalam kontainer menggunakan drone sayap tetap dan balon.
Drone tersebut kemudian diangkut dengan mobil penumpang dengan trailer yang dilengkapi dasar palsu, yang dimuat dengan peralatan rumah tangga, ke lapangan udara target, di mana drone tersebut dirakit dan disiapkan untuk digunakan di garasi sewaan.
FSB mendokumentasikan semua tindakan ilegal tersebut.
Sebanyak 24 drone FPV yang dilengkapi modul kendali jaringan buatan Inggris, Amerika Serikat, Kanada, dan Swedia berhasil disita, seperti dikutip dari TASS (13/7).
Dijelaskan, drone tersebut tahan terhadap peperangan elektronik, dengan hulu ledak berisi lebih dari satu kg bahan peledak, serta dua stasiun kendali darat bergerak yang dilengkapi perangkat penghancur diri berisi masing-masing 250 gram bahan peledak, dan peralatan komunikasi yang digunakan untuk menghubungi operator Ukraina.
BACA JUGA:
Serangan yang digagalkan tersebut merupakan bagian dari serangkaian aksi sabotase dan terorisme skala besar yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh dinas khusus Ukraina, yang juga mencakup upaya pembunuhan terhadap dua perwira tinggi Kementerian Pertahanan dan serangan drone serbu yang direncanakan terhadap lapangan terbang militer "Rostov-Tsentralny".
Dinas Keamanan Federal Rusia mengingatkan, orang-orang yang secara sukarela memperingatkan pihak berwenang atau menghentikan aksi terorisme dapat dibebaskan dari tanggung jawab pidana berdasarkan hukum Rusia.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+