ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di PT Asuransi Astra Buana (KONTAN/Baihaki)
Reporter: Ade Priyatin | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Astra Buana (Asuransi Astra) menyebut Garda Trip atau produk asuransi perjalanan mereka menunjukkan tren yang positif, meski di tengah risiko bencana alam yang akhir-akhir ini terjadi.
Menurut Technical & Operation Director Asuransi Astra, Mulia K.B Siregar mengungkapkan, produk ini mencatatkan premi sekitar Rp750 juta per tahunnya.
"Untuk Garda Trip, size premi kita setahun itu kira-kira Rp500 hingga Rp750 juta setahun," ujarnya dalam Konferensi Pers Asuransi Astra, Jumat (11/9/2026).
Terkait risiko bencana alam, seperti erupsi gunung berapi, kondisi itu juga dinilai bisa berdampak pada bisnis asuransi, terutama melalui penundaan atau pembatalan perjalanan.
Baca Juga: Asuransi Astra Terapkan Strategi Diversifikasi untuk Sikapi Dinamika Perekonomian
Di sisi lain, Garda Trip tidak hanya memberi perlindungan pada risiko penundaan atau pembatalan perjalanan saja. Lebih luas lagi, produk ini memberi perlindungan biaya medis jika tertanggung mengalami sakit atau kecelakaan selama perjalanan.
Namun, ia menyebut kondisi ini bisa sekaligus menjadi peluang bagi perusahaan untuk meningkatkan literasi terkait asuransi perjalanan kepada masyarakat.
Di samping itu, saat terjadi risiko bencana alam Asuransi Astra juga memberikan peringatan kepada pelanggan sebelum melakukan pembelian melalui pop-up atau notification terkait kejadian bencana alam yang sedang terjadi. Dengan begitu, pelanggan bisa mempertimbangkan pembelian polis menuju daerah tersebut.
Untuk ke depannya, Asuransi Astra tetap optimis terkait prospek produk ini. Mereka menegaskan tetap akan menjual Garda Trip di tengah risiko bencana alam yang sedang meningkat, tetapi dengan penjualan produk disesuaikan dengan titik-titik terjadinya bencana alam untuk mencegah terjadinya dispute di kemudian hari.
Baca Juga: Asuransi Astra Perkuat Layanan Digital untuk Permudah Pengalaman Nasabah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News