Gubernur Nawipa targetkan batas Kapiraya tuntas 2026 - ANTARA News Papua Tengah

Deiyai (ANTARA) - Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menargetkan persoalan batas wilayah Kapiraya yang melibatkan Kabupaten Mimika, Deiyai, dan Dogiyai dapat diselesaikan sebelum Desember 2026.

"Bicara soal tapal batas Kapiraya, kita akan selesaikan sebelum Desember 2026 yang mengacu pada batas adat, bukan batas pemerintah," kata Meki dalam dialog bersama masyarakat di Aula Tuyana, Deiyai, Selasa.

Ia mengatakan penyelesaian persoalan tersebut akan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah tiga kabupaten terkait, yakni Mimika, Deiyai, dan Dogiyai.

Menurut Meki, pemerintah tidak hanya menggunakan pendekatan administratif dalam menyelesaikan persoalan tersebut, tetapi juga melibatkan masyarakat adat agar penyelesaiannya dapat diterima seluruh pihak.

Pendekatan adat, menurut dia, diperlukan karena persoalan Kapiraya berkaitan dengan wilayah adat yang dipahami masyarakat berdasarkan sejarah dan hak ulayat setempat.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah selanjutnya akan mengundang Bupati Mimika, Bupati Deiyai, dan Bupati Dogiyai untuk membahas persoalan tersebut.

Persoalan batas wilayah Kapiraya telah berlangsung cukup lama dan beberapa kali menjadi perhatian pemerintah daerah serta masyarakat adat.

Pada Februari 2026, Pemprov Papua Tengah bersama pemerintah Kabupaten Mimika, Deiyai, dan Dogiyai menyepakati pembentukan tim untuk menangani konflik dan melakukan komunikasi dengan masyarakat adat terkait penyelesaian batas wilayah.

Penyelesaian dilakukan dengan melibatkan masyarakat adat, khususnya suku Mee dan Kamoro, sebelum hasilnya dikoordinasikan di tingkat pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Persoalan batas tersebut kembali mengemuka setelah adanya rencana pengembangan Kapiraya sebagai kawasan pertumbuhan baru.

DPR Papua Tengah pada akhir Agustus 2026 juga meminta persoalan batas Mimika, Deiyai, dan Dogiyai diselesaikan sebelum rencana pengembangan Kapiraya dilanjutkan.

Selain penyelesaian batas wilayah, Meki mengatakan Pemprov Papua Tengah akan mengkaji pembangunan jalan penghubung Deiyai-Kapiraya untuk meningkatkan konektivitas wilayah.

"Akses jalan tersebut berpotensi mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menghubungkan wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi," katanya.

Menurut dia, penyelesaian persoalan batas dan peningkatan akses tersebut diharapkan memberikan kepastian bagi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan ekonomi di kawasan Kapiraya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gubernur targetkan sengketa batas Kapiraya tuntas tahun ini

Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.