Sabtu, 08 Agustus 2026, 14:14 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia menembus 30,27 juta Single Investor Identification (SID) pada penutupan perdagangan Jumat (7/8/2026).
Berdasarkan data BEI, sepanjang 2026 jumlah investor pasar modal bertambah 9.926.440 SID atau tumbuh 48,78% secara year-to-date (YtD). Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya basis investor di pasar modal Indonesia.
Kenaikan juga terjadi pada jumlah investor saham. Hingga 7 Agustus 2026, jumlah investor saham telah mencapai 10.052.059 SID atau menembus 10 juta SID.
Jumlah tersebut meningkat 1.447.882 SID atau 16,83% dibandingkan posisi pada akhir 2025. Pertumbuhan investor saham menjadi salah satu indikator meningkatnya partisipasi masyarakat dalam aktivitas investasi di pasar modal.
Pertumbuhan basis investor tersebut terjadi bersamaan dengan meningkatnya aktivitas perdagangan saham di BEI. Pada periode perdagangan 3–7 Agustus 2026, mayoritas indikator perdagangan saham ditutup positif.
Rata-rata volume transaksi harian mencatat kenaikan tertinggi sebesar 32,98% menjadi 39,95 miliar lembar saham dari 30,04 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Rata-rata frekuensi transaksi harian juga meningkat 27,62% menjadi 2,32 juta kali transaksi dari sebelumnya 1,82 juta kali transaksi.
Penguatan aktivitas perdagangan turut diikuti kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dalam sepekan, IHSG menguat 2,78% ke level 6.409,654 dari posisi 6.236,126 pada pekan sebelumnya.
Kapitalisasi pasar BEI juga meningkat 2,64% menjadi Rp11.212 triliun dari Rp10.923 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca Juga: BEI Lelang 11 Saham Hasil Buyback pada 1 September, Investor Ritel Tak Bisa Ikut
Baca Juga: IHSG Naik 2,78%, Volume Transaksi Saham BEI Lonjak 32,98%
Baca Juga: Investor Pasar Modal RI Tembus 30 Juta, Bertambah 1,1 Juta dalam Sebulan
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian relatif stabil. Nilainya hanya berubah 0,38% menjadi Rp15,38 triliun dari Rp15,44 triliun pada pekan sebelumnya.
Dari sisi investor asing, pada perdagangan Jumat (7/8/2026) tercatat aksi beli bersih sebesar Rp1,24 triliun. Namun, secara kumulatif sepanjang 2026, investor asing masih membukukan jual bersih sebesar Rp71,29 triliun.
BEI menyatakan pertumbuhan jumlah investor tersebut menjadi bagian dari perkembangan inklusi pasar modal Indonesia. Bursa juga terus mendorong penguatan kualitas pasar melalui reformasi, peningkatan keterhubungan emiten dan investor, serta inisiatif untuk memperluas dan memperdalam basis pasar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri