Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:05 WIB
VIVA – Perkembangan tren pangan sehat membuat sejumlah tanaman berukuran kecil mulai memiliki pasar tersendiri, salah satunya microgreens. Tanaman yang dipanen ketika masih muda ini dapat dibudidayakan dalam wadah berukuran kecil, sehingga cocok untuk Anda yang ingin memanfaatkan area rumah.
Baca Juga
Selain tidak membutuhkan lahan luas, microgreens memiliki siklus pertumbuhan yang relatif singkat. Beberapa jenisnya bahkan dapat dipanen dalam hitungan hari hingga minggu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kondisi tersebut membuat budidaya microgreens menarik untuk dipertimbangkan sebagai salah satu ide bisnis, terutama bagi Anda yang ingin mencoba usaha pertanian dari skala rumahan.
Baca Juga
Apa Itu Microgreens?
Microgreens sendiri merupakan tanaman sayuran yang dipanen ketika masih muda, setelah berkecambah dan mulai memiliki daun. Tanaman ini berbeda dengan kecambah karena microgreens biasanya dibiarkan tumbuh lebih lama hingga bagian batang dan daunnya berkembang.
Baca Juga
Jenis tanaman yang dapat dijadikan microgreens cukup beragam. Anda dapat menggunakan benih selada, brokoli, sawi, lobak, bunga matahari, hingga kacang polong.
Karena dipanen dalam kondisi masih muda, microgreens tidak membutuhkan waktu pertumbuhan selama sayuran yang dibiarkan sampai ukuran konsumsi normal. Hal inilah yang menjadi salah satu daya tariknya sebagai usaha rumahan.
Microgreens memiliki beberapa karakteristik yang membuatnya potensial dikembangkan sebagai ide bisnis. Pertama, kebutuhan ruangnya relatif kecil. Anda dapat menggunakan tray atau wadah khusus dan menempatkannya di area rumah yang memiliki kondisi lingkungan sesuai.
Kedua, waktu panennya relatif cepat. Bahkan, tanaman tersebut dapat dipanen sekitar 14 hari setelah ditanam. Waktu tersebut tentu dapat berbeda tergantung jenis tanaman, kualitas benih, media tanam, pencahayaan, air, dan kondisi lingkungan.
Ketiga, microgreens memiliki segmen konsumen yang cukup spesifik. Tanaman ini dapat digunakan sebagai pelengkap salad, makanan sehat, hidangan restoran, maupun berbagai menu lainnya. Karena itu, pemasaran dapat diarahkan kepada konsumen yang memang membutuhkan produk tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Cara Memulai Budidaya Microgreens di Rumah
Jika Anda baru pertama kali mencoba, budidaya sebaiknya dimulai dari skala kecil. Tujuannya bukan hanya menghemat modal, tetapi juga memberi kesempatan bagi Anda untuk memahami karakter setiap jenis tanaman. Berikut cara memulainya sebagainya dihimpun Viva dari kanal YouTube JaniMaster, Kamis, 13 Agustus 2026.
Halaman Selanjutnya
1. Pilih jenis microgreens