Jakarta -
Pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan peringatan perjalanan ke seluruh dunia bagi semua warga negaranya.
Imbauan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang dinilai berpotensi memengaruhi situasi keamanan di berbagai negara.
Melalui Departemen Luar Negeri AS, pemerintah meminta warga Amerika di seluruh dunia, terutama yang berada di kawasan Timur Tengah, untuk meningkatkan kewaspadaan selama bepergian maupun beraktivitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Departemen Luar Negeri AS menyebut situasi keamanan di Timur Tengah masih belum stabil dan berpotensi mengalami eskalasi sewaktu-waktu.
"Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah membuat situasi keamanan tetap kompleks dengan potensi eskalasi yang tidak terduga," demikian bunyi peringatan tersebut, seperti dikutip dari NHK, Senin (20/7/2026).
Pemerintah AS juga mengingatkan bahwa sejumlah fasilitas diplomatik Amerika Serikat, baik di Timur Tengah maupun di kawasan lain, pernah menjadi sasaran serangan. Selain itu, Departemen Luar Negeri AS memperingatkan bahwa kelompok-kelompok yang mendukung Iran berpotensi menargetkan kepentingan Amerika Serikat di luar negeri, termasuk lokasi yang berkaitan dengan pemerintah maupun warga negara AS di berbagai belahan dunia.
Karena itu, warga Amerika diimbau untuk terus memantau perkembangan situasi keamanan di negara tujuan, mengikuti arahan otoritas setempat, dan meningkatkan kewaspadaan selama bepergian.
Sejumlah media di Amerika Serikat melaporkan bahwa ini merupakan peringatan perjalanan global pertama yang dikeluarkan sejak Maret lalu. Saat itu, Washington mengeluarkan imbauan serupa ketika konflik antara Iran dan Israel memanas dan kedua negara saling melancarkan serangan.
Peringatan perjalanan global biasanya diterbitkan ketika Pemerintah AS menilai adanya peningkatan risiko keamanan yang dapat berdampak pada keselamatan warga negaranya di luar negeri. Imbauan tersebut menjadi acuan bagi warga Amerika sebelum maupun selama melakukan perjalanan internasional.
(upd/wsw)