Indonesia, Norwegia bahas energi dan aksi iklim

Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono telah membahas isu lingkungan, budidaya kelautan, dan transisi energi dalam pertemuan Bersama Menlu Norwegia Espen Barth Eide.

Dalam pertemuan yang berlangsung di sela-sela Pertemuan Menlu ASEAN dan negara mitra dialog (AMM/PMC) di Manila, Kamis (23/7), kedua menteri juga sepakat mendorong peningkatan kerja sama di sektor akuakultur, termasuk pengembangan teknologi dan praktik perikanan berkelanjutan.

Keduanya juga membahas penguatan kemitraan di bidang transisi energi, serta penguatan agenda kemandirian energi dan pupuk Indonesia.

“Dalam hal ini, Indonesia terus mendorong kerja sama di bidang investasi, inovasi, dan pengembangan teknologi dengan Norwegia” kata Sugiono dalam keterangan pers dari Kementerian Luar Negeri RI, pada Minggu.

Dalam kesempatan tersebut, Sugiono juga menyampaikan apresiasi atas kemitraan Indonesia-Norwegia di bidang kehutanan, yang telah memberikan kontribusi nyata terhadap upaya perlindungan hutan dan aksi iklim.

Sugiono dan Eide kemudian membahas peluang penguatan kerja sama melalui pemanfaatan izin citra satelit untuk mendukung pemantauan hutan, pengelolaan sumber daya alam, dan pembangunan berkelanjutan.

Menlu Eide menegaskan pentingnya peran Indonesia sebagai salah satu paru-paru dunia dan mitra strategis dalam upaya global mengatasi perubahan iklim.

Dalam diskusinya, kedua menteri turut menegaskan pentingnya memperkuat multilateralisme dan mendukung upaya reformasi sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Indonesia terus mendorong reformasi multilateral yang komprehensif untuk menjadikan PBB semakin responsif, efektif, dan mampu menjawab tantangan global,” tutur Menlu Sugiono.

Baca juga: Sugiono bersama 7 menlu kecam eskalasi Israel di Masjid Al-Aqsa

Pewarta: Yashinta Difa
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.