Insan Pelindo Pangkalbalam berpakaian adat pada Upacara HUT Ke-81 RI - ANTARA News Bangka Belitung

Pangkalpinang (ANTARA) - Insan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Pangkalbalam Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengenakan pakaian adat melayu pada Upacara Bendera HUT Ke-81 Republik Indonesia, sebagai simbol persatuan dan keberagaman di daerah itu.

"Hari ini, kita memakai baju adat untuk menyemarakkan HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia," kata General Manager PT Pelindo (Persero) Regional 2 Pangkalbalam A Yoga Suryadarma usai Upacara Bendera HUT Ke-81 RI di Pelabuhan Pangkalbalam, Senin. 

Ia mengatakan Upacara HUT Ke-81 Republik Indonesia Tahun 2026 bertemakan "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur", yang dimaknai seluruh insan PT Pelindo (Persero) Regional 2 Pangkalbalam untuk terus meningkatkan pelayanan dalam membangkitkan perekonomian masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Kita terus memberikan pelayanan kepelabuhan berbasis digital untuk memangkas waktu tunggu kapal, menyederhanakan izin berlayar dan serta mempercepat proses bongkar muat barang secara transparan dan terpadu," katanya.

Ia menyatakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ini merupakan momentum insan Pelindo untuk merenungi, menghayati semangat para pahlawan yang telah berjuang dengan mengorbankan air mata, harta benda dan nyawa untuk merebut kemerdekaan bangsa ini dari para penjajah.

"Semangat dan pengorbanan para pahlawan ini tentunya sangat menginspirasi bagi insan pelabuhan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di daerah ini," katanya.

Ia berharap insan pelabuhan khususnya pelindo untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa, guna mendorong pembangunan dan perekonomian masyarakat secara merata, adil dan makmur.

"Kami berharap insan pelabuhan menjunjung semangat nasionalisme untuk mendukung terciptanya pelayanan yang baik, tepat, cepat dan akurat kepada pengguna jasa pelabuhan ini," katanya. 

Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.