Jembatani Aspirasi Buruh, Kapolri Dukung Dialog Penyusunan RUU Ketenagakerjaan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Jakarta, VIVA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi terkait penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan dari serikat pekerja.

Baca Juga

Kapolri baru saja menerima berbagai pemaparan mengenai sejumlah substansi yang dinilai menjadi perhatian utama oleh kalangan buruh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aspirasi buruh itu ditampung saat dialog yang dilakukan bersama jajaran Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) di Kantor Sekretariat Bersama KBPBI, Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.

Baca Juga

Jenderal Listyo Sigit menegaskan, Polri siap mendukung terciptanya komunikasi yang konstruktif antara buruh dan DPR. Hal itu semata agar proses pembahasan RUU Ketenagakerjaan berjalan dengan baik melalui mekanisme dialog dan musyawarah.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, Kapolri menegaskan aspirasi para buruh dan pekerja merupakan bagian penting yang perlu dipahami dalam proses penyusunan regulasi.

Baca Juga

Sehingga menghasilkan kebijakan yang mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menghadirkan keseimbangan antara kepentingan pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

“Kami akan membantu menjadi jembatan untuk menyampaikan poin-poin yang diharapkan dapat diselesaikan bersama oleh rekan-rekan buruh dengan tim di DPR, sehingga revisi undang-undang ini dapat menghasilkan keseimbangan antara teman-teman pengusaha, teman-teman buruh, serta peran pengawas agar keseimbangan tersebut tetap terjaga,” ujar Kapolri.

Proses pembahasan RUU Ketenagakerjaan, kata Kapolri, perlu dikawal melalui jalur diplomasi dan dialog agar seluruh aspirasi dapat tersampaikan secara efektif.

Namun demikian, Jenderal Sigit memahami apabila para pekerja juga melakukan pengawalan terhadap proses legislasi sesuai dengan hak konstitusional yang dimiliki.

Kapolri mengingatkan agar setiap bentuk penyampaian aspirasi tetap dilaksanakan secara tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan sehingga tidak mengganggu keamanan maupun ketertiban masyarakat.

“Saya selalu ingatkan, tolong laksanakan semuanya secara terukur dan jaga ketertiban. Kita ingin Indonesia tetap terjaga, cita-cita kita bersama terus berjalan, dan bagaimana kita mendorong Indonesia mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 dapat tercapai,” kata Kapolri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Kapolri berharap pembahasan RUU Ketenagakerjaan mampu menghasilkan regulasi yang memberikan perlindungan bagi pekerja sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat dan berdaya saing.

Dengan demikian, hubungan industrial di Indonesia dapat semakin harmonis dan mendukung peningkatan daya saing nasional di tingkat global.

Halaman Selanjutnya

“Mari kita kawal bersama-sama sehingga perjuangan teman-teman buruh betul-betul dapat terlaksana dengan baik, lancar, aman, dan tertib tanpa ada hal ataupun kerusuhan yang justru mencederai apa yang menjadi perjuangan teman-teman buruh,” tutupnya. (rpi)