Jonius-Deni tanggapi aspirasi pedagang terkait penataan Tanggul Aek Sigeaon Tarutung - ANTARA News Sumatera Utara

Tapanuli Utara (ANTARA) - Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat bersama Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan menanggapi aspirasi puluhan pedagang Tanggul Aek Sigeaon yang menggelar aksi unjuk rasa terkait rencana penataan dan rekonstruksi kawasan tersebut di Tarutung, Selasa (1/9).

Dalam audiensi bersama perwakilan pedagang dan mahasiswa, Jonius menegaskan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terbuka terhadap aspirasi masyarakat, namun penanganan Tanggul Aek Sigeaon perlu segera dilakukan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana sekaligus penataan kawasan.

Menurut dia, kondisi kawasan tersebut tidak hanya berdampak terhadap bantaran sungai, tetapi juga telah memengaruhi infrastruktur di sekitarnya. Dukungan anggaran dari pemerintah pusat, kata dia, harus ditindaklanjuti dengan langkah nyata untuk memperbaiki dan menata kawasan tersebut.

"Penanganan tanggul ini harus dilakukan demi keselamatan masyarakat. Pemerintah juga akan menata kawasan agar lebih aman, tertib dan representatif," katanya.

Jonius mengatakan penataan kawasan Aek Sigeaon nantinya mencakup pengembangan fasilitas pedestrian sehingga kawasan tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih baik oleh masyarakat.

Menanggapi kekhawatiran pedagang mengenai keberlangsungan usaha, dia memastikan pedagang lama yang telah terdata secara resmi akan menjadi prioritas dalam proses relokasi.

"Pedagang lama yang sudah terdata akan menjadi prioritas. Tidak ada tempat untuk pedagang baru, jual beli tempat maupun sistem cabut nomor," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan mengatakan relokasi dilakukan terutama untuk menjamin keselamatan masyarakat karena lokasi berjualan saat ini berada di dekat aliran sungai yang memiliki potensi risiko bencana.

"Kita ingin kawasan ini lebih aman dan tertata, tetapi para pedagang tetap harus dapat menjalankan usahanya. Pemerintah tidak akan meninggalkan masyarakat," ujarnya.

Perwakilan pedagang dan mahasiswa dalam audiensi tersebut menyampaikan dukungan terhadap pembangunan dan renovasi kawasan Aek Sigeaon. Namun, mereka meminta pemerintah menyiapkan solusi yang dapat menjamin keberlanjutan usaha para pedagang yang selama ini berjualan di kawasan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap penataan dan rekonstruksi Tanggul Aek Sigeaon dapat menjadi langkah mitigasi bencana sekaligus menciptakan kawasan yang lebih aman dan tertata, dengan tetap memperhatikan keberlangsungan usaha pedagang lama.

Sebelumnya, puluhan pedagang juga menyambangi gedung DPRD setempat untuk menyampaikan aspirasinya yag diterima Ketua DPRD Taput Arifin Rudi Nababan dan sejumlah wakil rakyat.

Pewarta: Rinto Aritonang
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.