Kabar gembira! Gubernur NTB pastikan hosting fee MotoGP Mandalika 2026 tuntas

Mataram (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal memastikan persoalan hosting fee atau biaya komitmen yang dibayarkan setiap tuan rumah kepada penyelenggara MotoGP SEG sebagai syarat penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 9-11 Oktober 2026 sudah dituntaskan.

"Tadi kita sudah listing semua persoalan di Mandalika. Masalah hosting fee ke Dorna itu sudah beres. Jadi kami memastikan MotoGP 2026 tetap diselenggarakan. Jadi kita tinggal mempersiapkan menuju event saja," kata Iqbal seusai rapat persiapan MotoGP bersama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) di Mataram, Rabu.

Ia mengatakan seluruh aspek teknis jelang balapan MotoGP telah dibahas lebih awal untuk memastikan seluruh aspek dan ekosistem pendukung matang sebelum gelaran balap berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.

"Jadi, dengan tuntasnya urusan administratif tersebut, fokus utama kini dialihkan pada detail teknis penyelenggaraan serta mitigasi masalah melalui mekanisme kerja yang terukur," tegas Iqbal didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur ITDC, Ahmad Fajar dan Chairman MotoGP Mandalika Troy Reza Warokka.

Iqbal mengaku telah menginstruksikan agar seluruh jajaran mempersiapkan ajang tahunan ini dengan skenario terbaik, termasuk persiapan dalam menyambut rencana kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Mandalika.

"Termasuk juga pengamanan di Mandalika nanti ada kepolisian nanti. Paling penting juga pembagian tugas dan tanggung jawab, karena menurut rencana Presiden akan hadir," terangnya.

Iqbal menargetkan jumlah penonton MotoGP 2026 diproyeksikan mencapai 145 ribu penonton. Target penonton ini diharapkan tembus. Untuk mencapai itu skema yang dilakukan pemerintah dengan melakukan promosi tiket ke beberapa daerah.

"Kita mencoba promosi ke Banjarmasin, Makassar, Surabaya, Jakarta hingga Waingapu NTT," ujarnya.

Sementara Plt Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar mencatat dampak ekonomi MotoGP Mandalika mencapai Rp4,96 triliun. Kegiatan MotoGP Mandalika tahun ini akan mengusung tema "The Rise of Indonesian Heroes".

"Apalagi kita punya dua pembalap muda Indonesia sebagai lokal hero seperti Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji. Ini tentu akan menambah animo penonton untuk datang ke Mandalika," ujarnya.

Menurutnya, MotoGP kali ini tidak hanya menyajikan ajang balapan, melainkan pengalaman liburan terpadu yang mengeksplorasi keindahan NTB, mulai dari penambahan fasilitas glamping, camping hingga side events.

"Untuk masalah transportasi, kami akan bekerja sama dengan perkapalan dari Surabaya. Jadi kami juga akan menyiapkan hotel terapung," katanya.

Di sisi lain, Direktur Operasi PT ITDC Troy Reza Warokka mengatakan jumlah tiket yang sudah terjual mencapai 42 persen. Bahkan, sebanyak 8.000 lembar tiket diborong oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI).

"Jadi, kita sudah menyiapkan tiket lebih dari tahun lalu. Jadi penjualannya terus bergerak," ujar Troy.

Selain itu, untuk side events seperti Rider Parade bakal tetap dilakukan di Kota Mataram. Rencana pelaksanaan Rider Parade ini bakal diikuti oleh rider MotoGP dan Rider Moto2 hingga Moto3.

"Tetap kita laksanakan di Kota Mataram. Jumlah ridernya nanti kita pastikan dua hari sebelum pelaksanaan. Yang jelas, ini akan berbeda, apalagi nanti di sirkuit kita juga datangkan artis ibu kota," katanya.

Baca juga: Okupansi hotel di Mataram mencapai 100 persen saat MotoGP
Baca juga: ANTARA komitmen bantu penguatan promosi KEK Mandalika
Baca juga: Momentum positif pembalap Mario Aji terhenti saat Q2 Moto2 Inggris