KAI Daop 6 benchmarking keselamatan ke KCIC memperkuat budaya K3L

KAI Daop 6 benchmarking keselamatan ke KCIC memperkuat budaya K3L

Jumat, 28 Agustus 2026 22:28 WIB

Image Print

Tim K3L Daop 6 Yogyakarta (ANTARA/HO-Humas Daop 6 Yogyakarta)

Yogyakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta melaksanakan kegiatan Benchmark Safety Experience ke PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) guna memperkuat budaya keselamatan serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan (K3L).

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih di Yogyakarta, Jumat, mengatakan kegiatan benchmarking menjadi sarana penting untuk memperluas wawasan dan memperoleh perspektif baru mengenai penerapan keselamatan di tengah modernitas pelayanan transportasi perkeretaapian.

"Melalui kegiatan Benchmark Safety Experience ini, kami ingin melihat secara langsung bagaimana prosedur keselamatan, kesiapsiagaan, dan fasilitas pendukung operasional diterapkan oleh KCIC, khususnya di Depo Whoosh, untuk mendapatkan perspektif baru yang potensial diadopsi," kata Feni.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (27/8) tersebut diikuti oleh 20 orang tim K3L Daop 6 Yogyakarta dari berbagai unit kerja, seperti Quality Control, unit Kesehatan, Sarana, Jalan Rel dan Jembatan, Humas, Operasional, hingga Kepala Stasiun.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mengawali perjalanan menggunakan layanan kereta cepat Whoosh menuju wilayah Tegalluar, Bandung.

Selanjutnya, tim meninjau langsung Depo Whoosh untuk mempelajari aspek penerapan keselamatan, kesiapsiagaan, dan fasilitas pendukung operasional.

General Manager EMU Maintenance KCIC Heri Yuliansyah menerima langsung kunjungan tersebut dan memberikan paparan mengenai implementasi K3L serta prosedur keselamatan dalam aktivitas operasional pengelolaan Depo Whoosh.

Selama peninjauan, tim K3L Daop 6 Yogyakarta menggali informasi terkait prosedur keselamatan, pengelolaan risiko, kesiapsiagaan kondisi darurat, hingga pemanfaatan fasilitas pendukung operasional.

Feni menambahkan pengetahuan dan pengalaman yang didapat akan dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik operasional KAI Daop 6 Yogyakarta guna memberikan nilai tambah dalam memperkuat budaya K3L.

"Upaya ini menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang semakin aman sekaligus mendukung terselenggaranya operasional perkeretaapian yang selamat, aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat," kata Feni.

Pewarta : Sutarmi
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026