Kaltim canangkan Bulan Keselamatan Transportasi di Harhubnas 2026 - ANTARA News Kalimantan Timur

Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengajak seluruh insan perhubungan di wilayah tersebut untuk menjadikan momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 sebagai awal gerakan "Bulan Keselamatan Transportasi" guna membangun budaya keselamatan yang konsisten sepanjang tahun.

"Keselamatan tidak boleh hanya menjadi rutinitas administratif terhadap sistem yang kita bangun dan kita awasi. Keselamatan adalah tanggung jawab moral. Standar keselamatan harus benar-benar hidup di lapangan,” kata Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji saat memimpin peringatan Harhubnas 2026 di Halaman Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda, Kamis.

Menurut Seno Aji, tantangan sektor perhubungan saat ini semakin kompleks, mulai dari potensi bencana alam, kebakaran hutan dan lahan, gangguan penerbangan, hingga kecelakaan pelayaran.

Oleh karena itu, menurut dia, aspek keselamatan dan konektivitas harus dijaga secara bersamaan.

Dalam momentum tersebut, Wagub Kaltim juga menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban kecelakaan transportasi beserta keluarga yang ditinggalkan.

Ia menegaskan bahwa setiap insiden kecelakaan harus menjadi pengingat pentingnya memperketat regulasi dan pengawasan keselamatan dalam penyelenggaraan transportasi.

Mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, Harhubnas 2026 menjadi momentum untuk merefleksikan kembali peran strategis transportasi.

Sektor ini tidak hanya menjadi sarana perpindahan orang dan barang, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, pekerjaan, pangan, serta mendukung perekonomian hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Seno Aji menilai pembangunan konektivitas harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan.

Pemanfaatan teknologi juga perlu diperkuat untuk mendukung pengawasan dan tata kelola transportasi yang lebih aman serta tertib.

Namun, ia mengingatkan bahwa teknologi tidak dapat menggantikan peran manusia. Para petugas transportasi yang bekerja menjaga keselamatan masyarakat di jalan, pelabuhan, bandar udara, maupun perkeretaapian, patut mendapat apresiasi tinggi.

"Jangan pernah cepat merasa puas. Setiap kejadian harus menjadi bahan evaluasi agar kita dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan lebih aman. Tidak ada yang lebih penting daripada keselamatan manusia,” kata Seno.

Peringatan Harhubnas 2026 di Kaltim ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi penguat komitmen nyata untuk menghadirkan sistem transportasi yang aman, manusiawi, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat secara berkelanjutan.

Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.