Kejari Natuna perkuat literasi hukum mahasiswa
Minggu, 2 Agustus 2026 09:45 WIB
Kepala Subseksi I Bidang Intelijen Kejari Natuna Ryan Fadillah Santoso memberikan edukasi hukum kepada mahasiswa STAI Natuna, Sabtu (1/8/2026,) di Kampus STAI Natuna. ANTARA/HO-Kejari Natuna
Natuna (ANTARA) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Natuna, Kepulauan Riau, memperkuat literasi hukum bagi mahasiswa di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) untuk membentuk karakter yang jujur, bertanggung jawab, dan taat pada peraturan.
Kepala Subseksi I Bidang Intelijen Kejari Natuna Ryan Fadillah Santoso di Natuna, Ahad, mengatakan pembekalan literasi hukum diberikan kepada mahasiswa Program Studi Hukum Pidana Islam STAI Natuna sebagai persiapan sebelum melaksanakan paktik kuliah lapangan (PKL).
Kegiatan literasi hukum tersebut digelar pada Sabtu (1/8) di kampus setempat, melalui materi pengenalan tugas dan fungsi setiap bidang di kejaksaan, dengan tujuan memberikan pemahaman yang utuh kepada mahasiswa mengenai sistem penegakan hukum.
Sehingga, kata dia, mahasiswa tidak hanya mengetahui peran jaksa sebagai penuntut umum, tetapi juga memahami kewenangan kejaksaan di bidang intelijen, perdata dan tata usaha negara, pemulihan aset, serta pelayanan hukum kepada masyarakat.
"Mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen literasi hukum. Pengetahuan yang diperoleh selama pembekalan diharapkan dapat dibagikan kepada masyarakat, khususnya saat mereka menjalani praktik kuliah lapangan," ucapnya.
Pada kesempatan itu, mahasiswa juga dibekali pengetahuan perbedaan antara profesi jaksa dan penuntut umum karena pemahaman tersebut penting untuk meluruskan anggapan masyarakat bahwa tugas kejaksaan hanya terbatas pada penuntutan perkara pidana di pengadilan.
Selain itu, ia memperkenalkan sejumlah tugas Kejari Natuna, mulai dari penanganan tindak pidana korupsi, pengawalan program strategis pemerintah, pendampingan hukum kepada pemerintah daerah melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, hingga berbagai layanan hukum kepada masyarakat.
Ia mengatakan penyebarluasan pemahaman hukum merupakan tanggung jawab bersama karena kesadaran hukum masyarakat berperan penting dalam menciptakan kehidupan yang tertib dan aman.
Menurut dia, masyarakat yang memahami dan mematuhi peraturan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan keamanan dan ketertiban. Kondisi tersebut juga mampu mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan damai sehingga mendukung pembangunan serta kemajuan daerah.
"Pada kesempatan yang sama kami juga mengajak mahasiswa terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan kepercayaan diri agar siap berkiprah di dunia kerja, termasuk sebagai aparat penegak hukum," katanya.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.