Kemendes minta pendamping desa publikasikan pemanfaatan Dana Desa - ANTARA News Jambi

......Jadi, kita jangan hanya menampilkan angka-angka, tetapi bagaimana bentuk fisik, bukti penggunaan Dana Desa. Itu yang harus kita sampaikan kepada publik. Itu yang paling penting sebenarnya.....

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) meminta kepada para pendamping desa agar berkontribusi mempublikasikan penggunaan Dana Desa.

Menurut Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa (FPDD) Kemendes PDT Friendy P. Sihotang, publikasi itu bernilai penting untuk memastikan masyarakat mengetahui secara langsung hasil pembangunan yang dilakukan melalui Dana Desa.
.
"Jadi, kita jangan hanya menampilkan angka-angka, tetapi bagaimana bentuk fisik, bukti penggunaan Dana Desa. Itu yang harus kita sampaikan kepada publik. Itu yang paling penting sebenarnya," ujar Friendy saat memberikan sambutan dalam rapat pendataan data pemanfaatan Dana Desa seperti diikuti secara daring di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Kemendes minta TPP segera lengkapi laporan realisasi dana desa 2026

Lebih lanjut Friendy menyampaikan upaya publikasi pemanfaatan Dana Desa selama ini memang sudah dilakukan. Namun, lanjutnya, hal itu masih perlu dimaksimalkan agar informasi mengenai pemanfaatan Dana Desa dapat menjangkau lebih banyak pihak.

"Kalau bukan sekarang, kapan lagi, kira-kira gitu. Nah, ini mungkin sudah kita lakukan tapi masih minim kira-kira gitu. Oleh sebab itu mari kita maksimalkan upaya-upaya publikasi ini supaya menyentuh banyak pihak," kata dia.

Berikutnya Friendy juga mendorong pendamping desa agar memperkuat perangkat desa sehingga mereka mampu melakukan publikasi mengenai pemanfaatan Dana Desa.

Baca juga: Kemendes: Dana desa harus responsif terhadap isu perubahan iklim

"Nah, itu mungkin tantangan tersendiri buat kita sehingga memperdayakan pemerintah desa, mengoptimalkan sebagai mitra pemerintah desa. Ini bisa kita lakukan bersama. Nanti, kita siapkan atau kita advokasi bagaimana caranya desa itu bisa melakukan publikasi-publikasi," ujarnya.

Friendy menilai publikasi itu bernilai penting untuk menunjukkan bahwa Dana Desa bukan hanya menjadi kepentingan pendamping maupun pemerintah desa, melainkan juga kepentingan masyarakat secara luas.

"Jangan seakan-akan Dana Desa itu milik kita, milik pendamping, milik desa, tetapi milik semuanya," kata dia.

Baca juga: Kemendes beri keleluasan desa atur pemanfaatan Dana Desa 2026

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.