Kemenko PM perkuat perlindungan dan kemandirian pengemudi ojol tuli

Kemenko PM perkuat perlindungan dan kemandirian pengemudi ojol tuli

Senin, 21 September 2026 20:36 WIB

Image Print

Para pengemudi ojek online mengikuti kegiatan "Literasi Keuangan, Safety Riding, dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pengemudi Ojek Online Tuli" di Jakarta, Senin (21/9/2026). ANTARA/HO-Kemenko PM

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat memperkuat perlindungan, pengetahuan, dan keterampilan bagi pengemudi ojek online tuli untuk bekerja secara aman dan mandiri.

"Pemberdayaan tidak cukup hanya membuka kesempatan bekerja. Masyarakat juga perlu dibekali sumber daya, kesempatan, pengetahuan, dan keterampilan agar mampu menentukan masa depannya sendiri," kata Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PM Dyah Tri Kumolosari di Jakarta, Senin.

Hal itu dikatakannya dalam kegiatan literasi keuangan, safety riding, dan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pengemudi ojek online tuli.

Menurut Dyah, penguatan perlindungan sosial dan pemberdayaan penyandang disabilitas merupakan bagian dari prioritas pembangunan nasional.

Pemerintah juga telah menyediakan Unit Layanan Disabilitas (ULD) pada Dinas Ketenagakerjaan untuk mendukung rekrutmen yang inklusif dan penyediaan alat bantu kerja.

Dukungan tersebut diperkuat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2026 yang memberikan konsesi biaya sedikitnya 20 persen bagi penyandang disabilitas, antara lain untuk pelatihan kerja dan sertifikasi kompetensi serta insentif bagi perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja disabilitas.

Menurut dia, bagi pengemudi ojek online yang sehari-hari bekerja di jalan, perlindungan jaminan sosial menjadi bagian penting dari pemberdayaan.

"BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan terhadap risiko kerja dan masa depan pekerja, sementara BPJS Kesehatan memastikan akses layanan kesehatan bagi pekerja dan keluarganya," kata Dyah Tri Kumolosari.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan pengemudi dalam mengelola penghasilan dan menjaga keselamatan saat bekerja, membantu peserta mengelola pendapatan secara lebih cermat, dan menjadi bekal untuk meningkatkan keselamatan di jalan.

"Kelola penghasilan dengan cermat. Rencanakan masa depan dengan matang. Utamakan keselamatan setiap kali turun ke jalan," ujarnya.

Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026