Kenapa Baru Tunjukkan KTA PSI? Jokowi: Suka-suka Saya Dong

Minggu, 27 September 2026 - 20:43 WIB

Bekasi, VIVA – Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menjawab alasan dirinya baru menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada publik. Menurut Jokowi, tidak ada alasan khusus selain karena momentum yang dinilainya tepat.

Baca Juga

Hal itu disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu, 27 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di hadapan kader PSI, Jokowi mengaku banyak mendapat pertanyaan mengenai keputusannya baru memperlihatkan KTA tersebut sekarang. Dia menegaskan, kartu tersebut merupakan miliknya sehingga dirinya bebas menentukan kapan akan menunjukkannya.

Baca Juga

"Banyak yang bertanya kok baru ditunjukan sekarang, ya kan suka-suka saya dong, kan ini kartu milik saya, bahwa saya tunjukkan di Bandung dan Bekasi ini karena momentumnya memang sekarang,” ucap Jokowi.

Jokowi kemudian menyinggung soal momentum dalam politik. Menurut dia, pertemuannya dengan kader PSI di Bandung dan Kabupaten Bekasi menjadi waktu yang tepat untuk menunjukkan KTA tersebut.

Baca Juga

"Politik ini kan momentum, momentumnya pas kan ya saya tunjukkan sekarang,” kata dia.

Pernyataan itu disampaikan setelah sehari sebelumnya Jokowi juga menunjukkan KTA PSI dalam Rakorda DPD PSI Kota Bandung. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyatakan dirinya telah menjadi anggota PSI sejak 14 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Bekasi, Jokowi bahkan sempat bergurau kepada kader yang tidak setuju dengan keanggotaannya di PSI. Dia menawarkan hadiah sepeda bagi mereka yang menyatakan tidak setuju.

"Siapa setuju saya memilik kartu ini? Ada yang tidak setuju, maju, saya beri sepeda,” canda Jokowi yang disambut tawa.

Presiden ke-7 Joko Widodo mengumumkan keanggotaannya di PSI

Jokowi Dipastikan Jadi Ketua Dewan Pembina PSI, Diumumkan saat HUT Partai November

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memastikan presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi bakal menjabat Ketua Dewan Pembina pada November 2026 mendatang.

VIVA.co.id

27 September 2026