Jakarta, CNN Indonesia --
Biasanya, orang Indonesia memiliki guling sebagai perlengkapan tidurnya. Namun, saat menginap di hotel, kamu mungkin akan heran karena benda yang biasa menemani tidur itu tidak tersedia di atas kasur.
Kamar hotel umumnya hanya menyediakan bantal dan selimut, tanpa guling. Padahal, guling sudah menjadi bagian dari kebiasaan tidur banyak orang Indonesia.
Ternyata, terdapat sejumlah alasan yang membuat benda tersebut tidak menjadi fasilitas standar di kamar hotel, khususnya di atas kasur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
- Turis Pakai Kartu Kredit Curian Staycation di Hotel Habiskan Rp85 Juta
- Daftar Tipe Kamar Hotel buat Kamu Staycation, Cek Dulu Sebelum Booking
- Berusia 800 Tahun, Kastil Tua Ini Sabet Gelar Hotel Tercantik di Dunia
Berikut beberapa alasan kenapa tidak ada guling di kamar hotel.
1. Mengikuti Standar Internasional
Hotel di berbagai negara umumnya mengikuti kebiasaan tidur ala Barat yang tidak menggunakan guling. Hal ini juga turut diterapkan oleh banyak hotel di Indonesia sehingga guling tidak menjadi fasilitas standar di kamar.
2. Dianggap Kurang Higienis
Guling juga dianggap memiliki potensi kurang higienis karena penggunaannya dapat bersentuhan langsung dengan kulit. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan, terutama karena setiap kamar hotel digunakan oleh tamu yang berbeda-beda.
Sebagian tamu juga mungkin merasa kurang nyaman menggunakan guling yang sebelumnya digunakan orang lain, meskipun benda tersebut sudah melalui proses pencucian.
3. Tidak Semua Turis Mengenal Guling
Guling merupakan benda yang sudah sangat familiar bagi masyarakat Indonesia. Penggunaan guling di Indonesia disebut berkaitan dengan pengaruh kolonial Belanda dan kebiasaan tersebut terus bertahan hingga sekarang.
Namun, guling tidak menjadi bagian dari kebiasaan tidur di banyak negara lain. Karena itu, hotel internasional umumnya tidak menjadikannya sebagai fasilitas standar di kamar.
4. Membuat Tempat Tidur Terasa Lebih Sempit
Bagi orang yang tidak terbiasa tidur menggunakan guling, benda tersebut justru bisa membuat tempat tidur terasa lebih sempit. Terlebih, sebagian tamu mungkin lebih menyukai kasur yang luas tanpa banyak bantal atau benda tambahan.
Dengan begitu, kamu tidak perlu heran jika tidak menemukan guling saat menginap di hotel. Guling memang bukan fasilitas yang wajib tersedia di setiap kamar.
Meski demikian, beberapa hotel di Indonesia tetap menyediakan guling bagi tamu yang membutuhkannya.
Jadi, jika kamu terbiasa tidur sambil memeluk guling, tidak ada salahnya menanyakan kepada pihak hotel apakah mereka bisa menyediakannya.
(dsd/wiw)