Kepemimpinan Perempuan Terus Tumbuh di Dunia Kerja Modern

Bagikan:

JAKARTA - Peran perempuan di dunia kerja terus mengalami perkembangan dalam beberapa tahun terakhir. Tak hanya berkontribusi sebagai tenaga profesional, semakin banyak perempuan yang dipercaya memegang posisi strategis dan menjadi pengambil keputusan di berbagai sektor industri.

Namun, perjalanan menuju jenjang kepemimpinan masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan akses terhadap mentor hingga minimnya kesempatan untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan.

Di tengah perubahan itu, program pendampingan atau mentorship dinilai menjadi salah satu cara untuk membantu perempuan mempersiapkan diri menghadapi tanggung jawab yang lebih besar.

Melalui bimbingan dari para pemimpin yang telah memiliki pengalaman, calon pemimpin perempuan dapat memperoleh wawasan praktis, memperluas jaringan profesional, sekaligus membangun rasa percaya diri dalam mengambil keputusan.

Pendekatan ini menjadi salah satu fokus yang diusung dalam Women Mentorship Program Batch 2 yang melibatkan sejumlah perusahaan di bawah ekosistem MUFG Group bersama IGNITE.

Program tersebut dirancang sebagai ruang belajar bagi para pemimpin perempuan untuk saling berbagi pengalaman, memperkaya perspektif, dan mengembangkan kompetensi kepemimpinan.

"Pengembangan pemimpin perempuan membutuhkan lebih dari sekadar kesempatan, tetapi juga dukungan dan pembelajaran langsung dari para pemimpin yang telah lebih dahulu menapaki perjalanan tersebut,"

"Melalui Women Mentorship Program Batch 2, kami ingin menghadirkan kembali ruang bagi para leaders perempuan untuk memperoleh wawasan, memperluas jejaring, serta mengembangkan kompetensi kepemimpinan yang akan mendukung mereka dalam mengambil peran yang lebih strategis di masa depan," demikian ungkap Chief Human Capital & Operations Officer Danamon, Evi Damayanti.

BACA JUGA:


Ia pun menilai proses membentuk pemimpin perempuan tidak cukup hanya dengan memberikan peluang untuk berkembang, tetapi juga membutuhkan pendampingan dari mereka yang telah lebih dahulu menempuh perjalanan karier.

Program mentoring seperti ini juga mencerminkan semakin besarnya perhatian perusahaan terhadap penerapan nilai keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (Diversity, Equity, and Inclusion/DEI).

Penerapan prinsip tersebut dinilai tidak hanya berkaitan dengan representasi perempuan di lingkungan kerja, tetapi juga memastikan setiap talenta memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai kompetensinya.

Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh kesempatan berdiskusi dengan mentor dari berbagai latar belakang industri jasa keuangan. Beragam pengalaman yang dibagikan para mentor diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai dinamika kepemimpinan, tantangan pengembangan karier, hingga strategi menghadapi perubahan di dunia kerja.

Selain menjadi ruang pembelajaran, program mentoring juga membuka peluang bagi para peserta untuk membangun jejaring profesional lintas perusahaan.

Interaksi tersebut dinilai penting karena dapat memperluas sudut pandang sekaligus mendorong kolaborasi antarpemimpin perempuan dalam menghadapi tantangan bisnis yang terus berkembang.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+