Ketua DPRD Barsel dukung polisi usut tuntas karhutla libatkan korporasi

Ketua DPRD Barsel dukung polisi usut tuntas karhutla libatkan korporasi

Selasa, 15 September 2026 06:17 WIB

Image Print

Ketua DPRD Barito Selatan, HM Farid Yusran saat diwawancarai di Buntok, Senin (14/9/2026). ANTARA/Bayu Ilmiawan

Buntok (ANTARA) - Ketua DPRD Barito Selatan, Kalimantan Tengah, HM Farid Yusran, mendukung langkah pihak kepolisian mengusut secara tuntas dugaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melibatkan korporasi di wilayah setempat.

"Apabila ditemukan indikasi keterlibatan korporasi dalam peristiwa karhutla, proses penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya di Buntok, Senin.

Ia menegaskan, penanganan karhutla tidak cukup hanya dilakukan melalui upaya pemadaman dan pencegahan, tetapi juga perlu diiringi dengan langkah hukum terhadap pihak yang terbukti menyebabkan atau berkontribusi terhadap terjadinya kebakaran.

“Kalau memang ada korporasi yang terbukti terlibat, tentu harus diproses sesuai aturan. Kami mendukung pihak kepolisian untuk mengusutnya sampai tuntas,” ujar Farid.

Farid menilai penegakan hukum penting untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah kejadian serupa terulang pada masa mendatang. Terlebih, karhutla tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan masyarakat dan aktivitas sosial maupun ekonomi.

Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Barito Selatan ini juga mengapresiasi langkah proaktif jajaran Polres dalam mendukung upaya penanganan karhutla yang terjadi di wilayah setempat.

Menurut dia, keterlibatan kepolisian bersama pemerintah daerah, BPBD, TNI, masyarakat, serta unsur terkait lainnya sangat diperlukan untuk mempercepat penanganan di lapangan.

“Selama karhutla ini, kami melihat pihak Polres Barito Selatan cukup proaktif dalam mendukung upaya penanganan. Ini tentunya harus terus ditingkatkan melalui sinergi seluruh pihak,” katanya.

Ia berharap koordinasi lintas sektor tetap diperkuat, baik dalam pemantauan titik rawan kebakaran, pencegahan, pemadaman maupun penegakan hukum.

Farid juga mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat dan pelaku usaha, untuk meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan karhutla. Upaya menjaga lingkungan, menurutnya, merupakan tanggung jawab bersama sehingga penanganannya tidak hanya bergantung pada pemerintah dan aparat penegak hukum.

Baca juga: Pemkab Barsel perpanjang status tanggap darurat karhutla30 hari kedepan

Baca juga: KUA-PPAS perubahan 2026 Barsel ditetapkan sebesar Rp1,188 triliun

Baca juga: Dinkes dan RSUD Buntok serahkan bantuan 900 masker kepada BPBD Barsel

Pewarta : Bayu Ilmiawan
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.