Bagikan:
JAKARTA – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas mencatat pertumbuhan kinerja operasional sebesar 20 persen pada Semester I-2026.
Perseroan menilai peningkatan aktivitas hilirisasi, pembangunan infrastruktur, hingga ekspor menjadi pendorong utama meningkatnya kebutuhan layanan terminal nonpetikemas.
Direktur Utama PTP Nonpetikemas Indra Hidayat Sani mengatakan, perusahaan membukukan total throughput sebesar 26.799.777 ton per m³ hingga Juni 2026.
Capaian tersebut mencapai 108 persen dari target RKAP dan tumbuh 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Optimalisasi layanan yang excellent dan penguatan sistem pelabuhan terus kami upayakan dalam meningkatkan kinerja perusahaan yang kemudian kami kembangkan dalam komunikasi perusahaan yang komperhensif sebagai perluasan informasi bagi fungsi pelabuhan. Maka, berdasarkan data yang akurat selama semester 1 Tahun 2026 kami mendapati kenaikan capaian dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis, 30 Juli.
Adapun kinerja tersebut ditopang oleh kenaikan arus general cargo menjadi 6,64 juta ton atau tumbuh 10,89 persen secara tahunan.
Sementara itu, arus curah cair mencapai 6,23 juta ton atau naik 24,07 persen, sedangkan curah kering meningkat 25,74 persen menjadi 12,57 juta ton.
Menurut Indra, prospek bisnis terminal nonpetikemas akan semakin terbuka seiring berbagai program strategis pemerintah yang mendorong peningkatan aktivitas logistik nasional.
“Ketika pemerintah mendorong hilirisasi mineral, swasembada pangan, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan ekspor, maka kebutuhan terhadap terminal nonpetikemas akan meningkat. Sejalan dengan hal ini kami hadir untuk mendorong perekonomian daerah,” ujarnya.
Selain memaparkan capaian kinerja, PTP Nonpetikemas juga menekankan pentingnya komunikasi publik dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap peran pelabuhan sebagai simpul utama rantai pasok nasional.
Hal itu menjadi salah satu fokus dalam seminar yang sekaligus menjadi bagian dari Awarding Kompetisi Karya Jurnalistik PortPress 2026.
Sementara itu, Head of Operations Meratus Line Heri Cahyono mengatakan transformasi yang dilakukan Pelindo Group telah memberikan manfaat nyata bagi pengguna jasa, mulai dari modernisasi alat hingga peningkatan efisiensi operasional.
“Kami selaku pengguna jasa telah merasakan manfaat nyata perbaikan Pelindo Group pada modernisasi alat, infrastruktur, dan strategi proyek mulai dari efisiensi waktu tunggu kapal, keandalan jadwal, hingga memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Dalam mendukung keberlanjutan sektor pelabuhan ini, Meratus mengusung tiga pilar yaitu People, Planet, and Growth, yang membutuhkan kolaborasi erat antara operator, perusahaan pelayaran, dan media untuk mengenalkan inovasi logistik kepada publik,” tutur Heri.
BACA JUGA:
Melalui penyelenggaraan PortPress 2026, PTP Nonpetikemas berharap kolaborasi dengan media, pelanggan, dan pemangku kepentingan dapat memperluas literasi publik mengenai sektor kepelabuhanan sekaligus memperkuat kontribusi industri maritim terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+